oleh

Masrur La Tanro Berbagi Pengalaman di Diskusi dan Halal Bi Halal IMMIM

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Rusli-Edukasi-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Masjid Muballig Indonesia Muttahidah (DPP IMMIM) menggelar Diskusi Mubalig IMMIM dirangkaikan Halal bi Halal Kamis, (27/6/2019) di Gedung Islamic Centre IMMIM.

Hadir selaku pemateri dalam diskusi yaitu Pengantar diskusi dari pihak DPP IMMIM, Ridwan Abdullah, Perwakilan DPP IMMIM, Kamaluddin Abu Nawas, Dewan Pembina DPP IMMIM, AGH. Muhammad Ahmad, Ketua MUI Provinsi Bali yang juga Owner Wong Solo Makassar, Masrur Makmur La Tanro, Guru Besar UIN Alauddin, Prof Hamdan Juhannis serta bertindak selaku Moderator, Sekretaris Umum DPP IMMIM, Ishaq Samad.

Adapun tema yang diangkat dalam diskusi yakni “UrgensiTema Khutbah dan Perubahan Masyarakat”.

Masrur Makmur La Tanro dalam kesempatan itu mengungkapkan, menjadi pendakwah harus memiliki kompetensi di luar kecakapannya dalam menyampaikan kalam ilahi.

“Bagaimana kita menjadi pendakwah di atas rata-rata pendakwah pada umumnya,” katanya.

Pada kesempatan ini, Masrur juga mengemukakan soal usahanya yang memberi kesempatan karyawan untuk mandiri.

“Terakhir membuka peluang bagi karyawan yang ingin mandiri atau membuka money changer sendiri. Dengan memberikan bantuan berupa pikiran/pendapat, SDM ataupun dalam bentuk dana,” jelas Masrur. (*)

Komentar