oleh

“Save Kelurahan”, Kajari Parepare Tinjau Pembangunan Sarpras di Empat Kelurahan

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Rahmaniar-Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare, Andi Darmawangsa melakukan peninjauan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) di Kelurahan Lapadde, Ujung Baru, Cappa Galung, dan Lemoe.

Pemantauan sarpras tersebut sebagai wujud pengimplementasian program ‘Save Kelurahan’ yang diluncurkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Parepare dalam melakukan pengawalan dan pendampingan kegiatan pembangunan sarpras yang bersumber dari dana kelurahan pemerintah pusat.

“Sebagai langkah awal kita dampingi empat kelurahan tersebut dan ke depannya semua kelurahan di kota Parepare akan kita kawal dan dampingi,” ujar Andi Darmawangsa.

Mantan Kajari Teluk Kantan ini menguraikan, pendampingan tersebur dilakukan untuk mencegah penyimpangan dalam pengelolaan dana kelurahan. Hal ini lanjut dia, merujuk pada banyaknya aparat desa yang tersangkut masalah hukum dalam pengelolaan dana desa.

“Kejadian ini kita hindari terjadi di Parepare, sehingga kita turun memdampingi dan dalam kegiatan ini kita siapkan aplikasi yang kita namai “Save Kelurahan” yamg akan membantu aparat kelurahan dalam mengelola, melaksanakan dan membuat pertanggujawaban atas penggunaan dana kelurahan,” detail Andi Darmawangsa.

Dengan Aplikasi kata Andi Darmawangsa, petugas atau aparat pemerintah dapat dengan mudah memantau kegiatan pembangunan yang telah diakomodir melalui APBD sehingga tidak terjadi tumlang tindih dalam penggunaan anggaran dengan jenis kegiatan yang sama.

“Aplikasi ini secara real time akan dapat dipantau oleh Pemkot dan Inspektorat sehingga akan memperkecil adanya penyimpangan,” terangnya.

Saat turun memantau pada tahap perencanaan pembangunan sarpras tersebut, diskusi dengan warga juga dilakukan untuk meminta masukan terkait pembangunan sarpras yang dianggap prioritas di kelurahan itu.

“Jadi tahap perencanaan ini kita beri diskusi bersama warga, apa saja yang menjadi prioritas pembangunan saprasnya, lalu kita berikan masukan. Kalau sudah sepakat, kita silahkan input di aplikasi, sehingga Pemkot memberikan persetujuan dan segera dapat dilaksanakan,” jelasnya.

Dari hasil kesepakatan tersebut, Kelurahan Lapadde merencanakan pembangunan talud dan jalan setapak, sementaea di kelurahan Cappagalung akan dibangun saluran air. “Besok Kelurahan Lemoe dan Ujung Baru kita tinjau,” tutup Kajari Parepare ini. (*)

Komentar