oleh

Sudahlah, Sandiaga Kini Sudah Move On

Editor : Lukman Maddu-Politik-

JAKARTA, BACAPESAN.COM – Pilpres 2019 sudah berakhir. Ini setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wapres terpilih periode 2019-2024. Status Sandiaga Uno pun menarik perhatian publik. Mantan cawapres itu memastikan dirinya sudah move-on dari kekalahan kontestasi PIlpres 2019.

Sandiaga menyatakan akan istirahat rehat sejenak dari aktivitas politik maupun kepartaian. Dia ingin fokus mengintensifkan program ekonomi kerakyatan di Indonesia. “Saya ingin jeda dari politik dulu,” kata Sandiaga di Jakarta, Selasa (02/7).

Dia menegaskan akan terjun mendorong ekonomi kerakyatan melalui program Oke Oce dan Rumah Siap Kerja. Program tersebut akan melibatkan sekitar 600 kader Wanita Pengusaha Muslimah Indonesia (WPMI) yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dalam upaya penyediaan lapangan kerja. “Alhamdulillah sudah 600 anggotanya di beberapa Dewan Pengurus Daerah (DPD) pada beberapa provinsi dengan total lapangan kerja yang diciptakan sekitar lima per pengusaha. Jadi sekitar 3.000 lebih lapangan kerjanya,” papar Sandiaga.

Dia menyatakan ingin berkolaborasi dengan para pelaku ekonomi untuk mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang optimal. “Nanti jadi fokus kegiatan ke depan akan ada dua pilar utama, yakni Oke Oce dan Rumah Siap Kerja yang fokus menciptakan lapangan kerja terlatih. Saya sih sudah move-on. Yang sudah terjadi, nggak perlu disesali. Life goes on. Kita semua sudah move on banget,” lanjutnya.

Menurut Sandi, niatnya mengikuti kontestasi Pilpres 2019 adalah murni ingin berbakti dan mengabdi kepada bangsa dan negara. “Niatnya ikhlas untuk membangun bangsa. Bukan mencari kekuasaan atau jabatan. Karena kekuasaan itu milik Allah SWT,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Sandi menyebut peran oposisi pemerintah adalah posisi yang dapat membantu negara sebagai penyeimbang yang sangat bermartabat dan terhormat. “Saya sebagai mantan calon wakil presiden, apapun posisinya tapi membantu negara sebagai penyeimbang sangat bermartabat dan terhormat,” tegas Sandi.

Terkait soal parpol, Sandi mengaku belum menerima ajakan secara langsung dari para ketua umum partai politik di Indonesia. “Belum ada ajakan langsung dari ketua umum partai politik,” jelasnya. Sandiaga memastikan dirinya saat ini tidak berafiliasi pada partai politik manapun. Termasuk Gerindra yang menjadi kendaraan politik selama mengarungi Pilpres 2019.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengaku telah berkomunikasi dengan partai pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. PKS menyampaikan keinginannya untuk tetap menjadi oposisi.

Komentar