oleh

Layangkan Panggilan Keempat, Kajari Imbau Tersangka Kasus Utang Obat RS Andi Makkasau Kooperatif

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Yanti-Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare kembali melayangkan panggilan keempat kepada tiga orang tersangka kasus utang obat RSUD Andi Makkasau Parepare.

Panggilan pemeriksaan ketiga tersangka, masing-masing dr Muhammad Yamin (eks Plt Direktur RSUD Andi Makkasau), Taufiqurahman (eks Bendahara RSUD Andi Makkasau) dan Muh Syukur (eks PPK pengadaan obat RSUD Andi Makkasau).

Ketiganya dijadwalkan diperiksa pada Jumat, (5/7/2019) pukul 10.00 wita, besok.

Untuk memudahkan penyidik melakukan pemeriksaan atas kasus yang mengakibatkan kerugian negara sekira Rp 2.3 miliar ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) mengimbau agar ketiga tersangka dapat kooperatif sehingga tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Banyak yang bertanya apakah tidak ada upaya jemput paksa. Perlu kami luruskan bahwa jemput paksa kita lakukan apabila tersangka memberikan alasan-alasan yang tidak logis, sementara sejauh ini alasan ketiganya logis secara hukum,” papar Andi Darmawangsa, Kamis, (4/7/2019).

Mantan Kasi Intel Kejari Jakarta Barat ini juga menguraikan, pihaknya telah menelusuri keabsahan surat sakit yang dilampirkan oleh ketiga tersangka.

“Setelah ditelusuri, ketiganya benar-benar mengalami gangguan kesehatan sesuai dengan surat sakit yang dilampirkan sebagai alasan tidak memenuhi panggilan ketiga. Taufiqurahman sedang terbaring sakit di rumah sakit Faisal Makassar, Muh Syukur mengalami pembengkakan pada kaki atau gejala tumor, dan dr Yamin mengalami gangguan psikologi dan kata pembantunya ybs sedang di Palopo,” urai pria Bugis asal Kabupaten Sengkang ini.

“Untuk panggilan keempat ini kita harap mereka (tersangka) kooperatif. Jangan polemik sehingga banyak analisa-analisa hukum yang bertebaran di luar,” harap Andi Darmawangsa. (*)

Komentar