oleh

Kandidat Berburu Parpol Maju Pilwalkot Makassar

Editor : Lukman Maddu-Headline, Politik-

Terpisah, Pengamat Politik Universitas Hasanuddin (Unhas), Andi Lukman Irwan menilai, kandidat yang ingin maju sebagai kontestan pada Pilwalkot harus menunjukkan dua hal ke partai politik.

Pasalnya, parpol saat ini masih wait and see, menunggu proses dinamika politik yang terjadi mencari figur-figur yang bisa didorong dan mampu menang di Pilwalkot.

“Pertama, saya kira untuk setiap calon bagaimana bisa mendongkrak dari sisi popularitas dan elektabilitas ke level pemilih. Semua calon yang ingin berkontestasi harus memperlihatkan hak politik pencitraan di kelompok masyarakat supaya tingkat perkenalannya semakin tinggi dan masyarakat kenal figur,” ucapnya.

Menurut Lukman, parpol tidak akan serta merta menerima proposal kandidat untuk mendorong maju. Parpol akan melihat popularitas dan elektabilitas seorang figur terlebih dahulu untuk diusung.

“Kedua, bagaimana figur mendekati elit partai politik untuk mendapatkan garansi politik. Sebab, parpol mencari figur yang bisa membawa partai lain untuk melengkapi jumlah syarat parpol,” katanya.

Sehingga, kata Lukman, figur wajib mencari strategi agar elit parpol memilihnya dan mengusungnya sebagai calon di Pilkada. Olehnya, dibutuhkan komunikasi efektif dengan elit partai ditingkat pusat.

“Tidak hanya itu, ada jaminan finansial yang ditunjukkan kandidat ini ke partai. Bahwa, mereka siap juga dari sisi finansial dan kemudian memiliki kemampuan bertarung di Pilwalkot,” ujarnya.

“Dengan modal popularitas, elektabilitas dan finansial yang ditunjukkan kandidat. Harapannya, parpol bisa yakin bahwa yang bersangkutan bisa fight bertarung sampai proses kontestasi ditahun depan,” tambahnya. (RS)

Komentar