oleh

Gugatan Gerindra Ditolak MK, KPU Maros Segera Tetapkan Legislator Terpilih

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ikbal-Maros-

MAROS, BACAPESAN.COM – Gugatan DPC Partai Gerindra Maros, yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pemilihan legislatif (Pileg) di daerah Pemilihan satu (Dapil 1) tidak dilanjutkan pemeriksaannya oleh MK. Atau dengan kata lain, MK menolak gugatan tersebut.

Hal itu tertuang dalam surat yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maros. Dapil yang menjadi polemik tersebut meliputi Kecamatan Turikale dan Maros Baru.

Dengan ditolaknya gugatan Partai Gerindra ini, berarti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maros akan segera menetapkan jumlah kursi dan anggota legislatif Kabupaten Maros.

Ketua KPU Kabupaten Maros Syamsul Rizal mengakui jika pihaknya akan segera menetapkan anggota legislatif. Namun mereka masih menunggu petunjuk resmi dari KPU RI. Menurutnya, penetapan calon terpilih akan dilaksanakan paling lambat lima hati setelah ada putusan MK.

“Putusan MK memang sudah ada. Tapi kami masih menunggu petunjuk dari KPU RI. Insha Allah dalam waktu dekat penetapan calon terpilih akan dilaksanakan sebagaimana PKPU No 14 tahun 2019, bahwa penetapan calon terpilih dilakukan paling lambat 5 hari setelah ada putusan MK,” jelasnya.

Dia menuturkan, selain menunggu penyampaian dan petunjuk secara tertulis dari KPU provinsi/RI terkait putusan MK, KPU kabupaten Maros, menjadawalkan pertemuan antarkomisioner terkait mekanisme jadwal penetapan calon terpilih.

“Kami baru akan melakukan rapat terkait penetapan dan pengesahan calon anggota legislatif terpilih. Mungkin dalam waktu dekat sudah ada nama-nama yang bisa dilihat,” ungkapnya.

Dengan ditolaknya gugatan Gerindra oleh MK, secara otomatis, partai besutan Prabowo Subiakto ini tidak memiliki kader di DPRD Maros untuk Dapil 1. Kursi yang menjadi rebutan tersebut akan diraih oleh partai Golkar.

Ketua DPD II Partai Golkar kabupaten Maros HA Patarai Amir mengaku telah mendapat kabar ditolaknya gugatan Partai Gerindra oleh MK terkait

hasil pemilihan legislatif (Pileg) di Dapil 1. Patarai Amir menuturkan, dengan ditolaknya berkas gugatan Partai Gerindra ini, otomatis Partai Golkar Maros meraih dua kursi di dapil 1.

“Kami sudah dengar semua itu. Meski kami sudah optimis dari awal, kalau Golkar akan memperoleh dua kursi di Dapil 1, namun karena Partai Gerindra mengajukan gugatan, maka kami tetap menunggu hasil akhir dari MK. Namun dengan ditolaknya gugatan tersebut, kian memantapkan Partai Golkar mendapatkan dua kursi di dapil 1. Kita juga masih menunggu penetapan resmi KPU Kabupaten Maros,” pungkasnya. (*)

Komentar