oleh

Pansus Hak Angket Kumpulkan Fakta Persidangan

Editor : Lukman Maddu-Headline, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Sulsel untuk pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman, mulai mengumpulkan fakta-fakta persidangan.

Wakil Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel, Arum Spink mengatakan, pengumpulan fakta-fakta persidangan itu guna mendapat kesimpulan dari hak angket ini. “Saat ini kita masih melakukan pengumpulan fakta-fakta persidangan yang sudah dilakukan,” kata Arum Spink.

Politisi Partai NasDem itu menegaskan jika putusan nantinya bukan dilakukan secara indivu melainkan kesepakatan bersama. “Ini kita akan rapatkan secara internal dan setiap orang akan memberikan pandanganya,” ucapnya.

Arum Spink bahkan membebrkan jika ada beberapa rekomendasi yang bisa diberikan kepada kepala daerah dalam hak angket. Termasuk impeachment atau pemakzulan. “Setiap anggota memiliki hak apa yang dia tangkap dari fakta persidangan. Baik itu diberikan pembinaan atau pidana,” tuturnya.

Pengamat Politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Adi Suryadi Culla menilai jika putusan hak angket saat ini masih liar. Namun, potensi terjadinya pemakzulan bisa saja terjadi.

Menurutnya, potensi pemakzulan dapat terjadi pendukung hak angket di DPRD Sulsel mencapai 60 orang. “Namun bisa juga hak angket ini tidak terjadi pemakzulan. Memang menjadi pilihan. Bisa tidak dilakukan pemakzulan tapi hanya memberikan rekomendasi kebijakan,” ujarnya.

Rekomendasi yang dimaksud Adi Suryadi Culla yakni meminta kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengevaluasi beberapa kebijakan gubernur dan wakil gubernur yang muncul maupun menyimpang.

Sekadar diketahui, Pansus Hak Angket DPRD Sulsel telah melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang diduga mengetahui pelanggaran yang dilakukan oleh Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman.

Komentar