oleh

Terkait Kelangkaan BBM, Wakil Ketua DPRD Wajo Desak Aparat Usut SPBU Nakal

Editor : Lukman Maddu-Wajo-

WAJO, BACAPESAN.COM – Wakil Ketua DPRD Wajo, Rahman Rahim angkat bicara terkait kelangkaan BBM subsidi jenis premium di SPBU dalam kawasan Kabupaten Wajo.

Dia mengatakan masalah kelangkaan stok BBM pada setiap SPBU yang ada di Kabupaten Wajo, secara umum pada setiap SPBU di Wajo sudah menjadi suatu rahasia umum yang dipertontonkan oleh Oknum Pengelola SPBU kepada masyarakat yang berhak menerima Subsidi BBM dari Pemerintah mulai ditipu oleh oknum pemilik SPBU sebutnya.

“Dari hasil amatan kita sebagai sampel awal pada beberapa SPBU dalam Kabupaten Wajo, dugaan permainan sering langka BBM bersubsidi di SPBU patut dicurigai terjadi suatu indikasi praktek pengelumbungan BBM subsidi di Wajo,” kata Rahman Rahim saat dihubungi di Sengkang, Minggu (28/7/2019).

Sering terjadi kebiasaan buruk yang terjadi secara terselubung disalurkan ke Pihak Perusahaan dan pengecer (pertamini) yang tidak berhak menerima BBM Subsidi dan sering kita lihat dijual belikan, baik hari maupun malam. Ini bukan seperti ketentuan Peraturan Perundang Undangan Mekanisme Penyaluran BBM Subsidi tersebut.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian Dan Harga Jualan Eceran Bahan Bakar Minyak. Hal ini jelas tersebut pada Pasal 18 Ayat (1) berbunyi “Jenis BBM Tertentu sebagaimana dimaksudpada Pasal 3 Ayat (1) Dilarang diangkut dan/atau diperdagangkan keluar negeri”.

Begitu juga pada Ayat( 2), “Badan Usaha dan/atau Masyarakat dilarang melakukan penimbunan dan/atau Penyimpanan serta Penggunaan Jenis BBM Tertentu yang bertentangan dengan ketentuan Perundang Undangan yang berlaku”.

Dan Ayat (3) “Badan Usaha dan/atau Masyarakat yang melakukan pelanggaran atas ketentuan sebagaimana dimaksud Ayat (1) dan Ayat (2) dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan Peraturan Perundang Undangan Yang Berlaku.”

Pada Perpres tersebut serta sesuai dengan Permen ESDM RI Nomor 39 Tahun 2014 Tentang Perhitungan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

“Untuk itu Saya selaku anggota DPRD Wajo mendesak Pertamina dengan pihak kepolisian untuk segera mengunsut tuntas atas problem praktek penyaluran atau distribusi pada setiap SPBU yang nakal sering membuat curang, sehingga bagi masyarakat ekonomi menengah bawah sering kecewa kepada SPBU sering kosong dan langka kesedian BBM Premium yang berhak diperuntukkan kapada masyarakat ekonomi menengah bawah, baik roda dua,maupun kenderaan roda 3 serta kenderaan roda 4 (Mopen) yang mengangkut penumpang menjadi korbannya,” jelas Ketua Demokrat Wajo ini. (*)

Komentar