oleh

Ini Target Nurdin Halid di Pilkada 2020

Editor : Lukman Maddu-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Nurdin Halid (NH) terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Golkar Sulsel yang digelar beberapa waktu lalu.

Pilkada 2020 pun menjadi tantangan NH untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin tersebut. Pasalnya, pada Pileg 17 April 2019 lalu, suara Partai Golkar mengalami penurunan.

Di DPRD Sulsel, Partai Golkar hanya meraih 13 kursi, sementara pada Pileg 2014 berhasil meraih 18 kursi. Bahkan Partai Golkar harus kehilangan beberapa kursi pimpinan atau ketua DPRD. Seperti di Makassar, Gowa, Takalar dan Bulukumba.

Nurdin Halid mengatakan, menghadapi Pilkada 2020 mendatang, partainya akan memprioritaskan kader untuk diusung. “Pilkada serentak nanti akan kami prioritaskan kader untuk diusung,” ujar NH.

NH bahkan menargetkan enam kemenangan dari 12 daerah yang ikut melangsungkan Pilkada serentak tahun depan. “Untuk Pilkada 2020 kita target menang di enam daerah dari 12 daerah yang menggelar Pilkada serentak,” kata Nurdin Halid.

“Olehnya itu DPD I Golkar Sulsel akan segera menyusun tim rekrutmen calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di 12 daerah. Dengan harapan tidak ada beban mahar,” sambung dia.

Usai membentuk tim penjaringan Cakada, DPD Golkar di 12 daerah akan segera membuka pendaftaran bagi calon kepala pada pertengahan Agustus, mengingat penjaringan di tingkat DPP akan dimulai November mendatang.

“Setelah tim terbentuk kita akan langsung melakukan penjaringan Cakada di 12 daerah yang menggelar Pilkada,” terang mantan ketua PSSI itu.

Usai melakukan penjaringan di tingkat daerah, kata NH, calon kepala daerah yang mendaftar di DPD II selanjutnya akan menjalani proses fit and proper test ditingkat provinsi yang hasilnya akan dibawa ke DPP untuk diputuskan.

Namun sebelum diputuskan, pihaknya akan melakukan survei untuk mengukur kekuatan kandidat yang akan diusung. “Setelah proses penjaringan di daerah selesai kita melakukan survei terhadap kandidat yang mendaftar, hal itu untuk mengukur peluang calon, dan dari hasil survei akan menjadi ukuran DPP menetapkan nama pasangan calon,” terang NH.

Komentar