oleh

Kepercayaan Nasabah Meningkat, Total Volume Transaksi KPF Tembus 152.606 Lot

Editor : Ashar Abdullah-Bisnis, Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – PT Kontak Perkasa Futures (KPF) membukukan kinerja positif hingga 31 Maret 2019. Sepanjang kwartal I, KPF berhasil membukukan volume transaksi sebesar 152.606 lot atau meningkat 10,99% dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.
Pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan volume transaksi bilateral (SPA/Sistim Perdagangan Alternatif) sebesar 23,85% menjadi 140,114 lot, sementara hasil volume transaksi multilateral (komoditi) naik 6,72% dari tahun sebelumnya sebesar 11,124 lot.

Pertumbuhan yang positif ini tak lepas dari dukungan kestabilan pasar dan harga komoditas terutama pada emas, kakao dan olein. Meski diselimuti tahun politik yang menghangat, namun tidak menyurutkan nasabah untuk berinvestasi di instrumen perdagangan berjangka.

Dari laporan Perseroan tercatat total nasabah baru KPF mencapai 572 nasabah hingga akhir Maret 2019. Hal ini mengalami peningkatan sebesar 13,27% dibandingkan kwartal I tahun 2018 sebanyak 505 nasabah baru.

Direktur Utama PT Kontakperkasa Futures, Parlindungan Simanjuntak mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah nasabah baru terjadi seiring kepercayaan masyarakat yang meningkat terhadap jasa investasi berjangka dan sebagai hasil upaya Perseroan memberikan layanan yang lebih baik dari waktu ke waktu.

“Nasabah adalah mitra terdekat selama ini. Sehingga, fokus strategi kami senantiasa melihat kebutuhan nasabah yang dinamis sehingga dapat menjadi mitra investasi terbaik untuk mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait rapor positif pada volume transaksi KPF, Parlindungan Simanjuntak mengatakan bahwa kinerja KPF dari tahun ke tahun selalu bergerak tumbuh secara konsisten. Selain dukungan nasabah dan self regulatory organization (SRO), pencapaian ini terutama berkat hasil kerja keras tim marketing, dan seluruh karyawan KPF dalam mengejar target yang telah ditetapkan.

Saat ini KPF telah memfasilitasi sistem transaksi perdagangan berjangka dengan SITNA atau Sistem Informasi Transaksi Nasabah yang telah disediakan oleh Kliring Berjangka Indonesia dan Bursa Berjangka Jakarta. Dengan adanya SITNA, setiap transaksi kontrak berjangka yang tercatat di bursa berjangka dapat dipantau oleh nasabah kapan pun dan di mana pun.

Di samping SITNA, saat ini KPF juga menyediakan fasilitas registrasi online dan aplikasi transaksi berbasis aplikasi di IOS maupun android. Sistem ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara real time.

Kinerja KPF Makassar mencatatkan pertumbuhan yang positif sepanjang Januari hingga Maret 2019. Total volume transaksi mencapai 11.607 lot atau meningkat 4.16%. Untuk pertumbuhan nasabah baru mencapai 61,11% menjadi 58 nasabah. Hasil pencapaian itu ditopang oleh semakin tingginya minat para nasabah di Makassar untuk berinvestasi di perusahaan pialang berjangka.

“Selama ini kami terus melakukan sosialisasi dengan tim marketing kepada para calon nasabah. Meski kota kecil, Makassar memiliki nasabah potensial yang lumayan banyak. Karena sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai pengusaha dan pedagang, sehingga dari sisi skala ekonomi mereka merupakan target potensial untuk perusahaan pialang berjangka,” tandas Taufan Asmara, Pimpinan Cabang KPF Makassar.

Untuk tahun 2019, Taufan melanjutkan bahwa pihaknya optimistis dapat menambah jumlah nasabah baru lebih banyak tahun ini. Langkah yang dilakukan, selain direct contacting dan selling, juga edukasi yang berkelanjutan.

“Secara khusus kami akan mengunjungi sejumlah kampus untuk menjalankan program Futures Trading Learning Centre (FTLC) bersama dengan Bursa Berjangka Jakarta dan Kliring Berjangka Indonesia,” jelasnya. (*)

Komentar