oleh

Mengenal Saharuddin, Anak Buruh Tani yang Diamanahkan Jadi Camat Bacukiki

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Yanti-Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Adalah Saharuddin, anak ke-6 dari delapan orang bersaudara yang kini diamanahkan sebagai Camat di kampung kelahirannya, Bacukiki.

Terlahir dari keluarga kurang mampu, dari pasangan Labase dan almarhumah Ijadda, tak pernah menyurutkan semangat Sahar dalam mendidik dan menyekolahkah adik-adiknya. Ia berperan sebagai tulang punggung keluarga.
Meskipun bukan anak pertama, namun karakternya yang tegas dan disiplin membuat ia disegani oleh adik dan kakaknya.
Belajar, salat tepat waktu, dan mengaji adalah tiga hal yang tidak pernah lepas dari pantauan Sahar saat mendidik adik dan kakaknya, meskipun dengan didikan keras bak seorang militer.
Ia juga bahkan telah menuliskan jadwal aktivitas sehari-hari yang wajib dilakukan.
Ditinggal oleh Ibu pada tahun 1987, saat ia masih duduk di bangku kelas I SMA. Sejak itu, Sahar membantu peran Ayahnya yang berprofesi sebagai buruh tani menjadi Ibu bagi adik-adiknya.
Ia bertekad untuk sukses agar dapat menjadi kebanggaan keluarga.
Tahun 1992, Sahar berhasil lulus murni sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan jabatan Staf pada kantor Kelurahan Watang Bacukiki, lagi-lagi diamanahkan di  kampung halamannya.
Dari penghasilan yang tak seberapa itu, Sahar berhasil membantu perekonomian keluarga dengan menyekolahkan adik-adiknya, sembari menyisipkan waktu senggang untuk bekerja paruh waktu.
Sembilan tahun sembilan bulan setelahnya, ia lalu dirotasi sebagai Staf di bagian perbendaharaan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare. Tujuh tahun lebih ia bergelut di bagian keuangan.
Tahun 2008, ia dipercaya sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesra di Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki. Setahun setelah itu, ia dipromosi sebagai Lurah di tempat pertama ia bertugas, Kantor Kelurahan Watang Bacukiki, tempat kelahirannya.
“2013 saya jadi Sekcam,” ulas Sahar usai dilantik oleh Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, Selasa, (6/8/2019).
Saat dilantik pun, Walikota Parepare, HM Taufan Pawe juga mengurai karakter Sahar sebagai figur yang dekat dengan masyarakat.
Taufan menilai, meski Sahar bukan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) seperti tiga orang Camat yang dilantik lainnya, namun kepercayaan dan amanah  diberikan kepada suami dari Hj Hartina ini, sebagai hadiah bagi Aparatur yang dinilai berintegritas.
“Tiga Camat saya alumni IPDN, kecuali Saharuddin, tapi saya meneropong, Pak Sahar mempunyai pendekatan yang baik kepada masyarakat, sehingga Camat-camat punya keseimbangan antara formal dan psikologi pendekatan kemasyarakatannya yang bagus,” ujar Taufan. (Yanti)

Komentar