oleh

Merawat Khittah KKSS

Editor : Lukman Maddu-Kolumnis-

BACAPESAN.COM – Menyambut Musyawarah Besar (Mubes) ke-11 di Solo, Jawa Tengah, beberapa calon ketua umum KKSS, 2019-2024 sudah mulai bergeriliya, ada yang bikin grup tim sukses, ada yang aktif menghubungi pengurus daerah, dan ada mau deklarasi.

Kursi KKSS-01 memang selalu diincar oleh banyak tokoh dari Sulsel. Tidak salah memang jika Bapak M. Jusuf Kalla (Pak JK) beberapa kali membanggakan KKSS, menyebut partai politiknya, karena ada di hampir seluruh provinsi, bahkan sudah puluhan pengurus perwakilan luar negeri telah dilantik, terutama di Eropa.

Hampir semua Pengurus KKSS di seluruh Indonesia selalu ikut mengurus, menyambut, dan memenangkan kepentingan politik Pak JK. KKSS di beberapa daerah juga menjadi incaran para politisi setiap mendekati perhelatan pilkada gubernur atau bupati/walikota.
Konon, banyak orang non-Sulsel mengagumi paguyuban KKSS, dinilai sebagai organisasi besar, pengurusnya solid, dan lancar semua kegiatan nasionalnya. Pengurus KKSS sering kelihatan jika ada bencana alam,terutama ketika korbannya banyak berasal dari Sulsel, misalnya di Sulawesi Tengah. KKSS juga sering show force ketika bulan ramadan, buka bersama sampai ribuan undangan atau mudik serentak setelah Idul Fitri mengadakan Pertemuan Saudagara Bugis-Makassar (PSBM) di Kota Makassar.

Sejatinya KKSS adalah organisasi perantau yang bertujuan mengutamakan persatuan dan persaudaraan, membantu warganya di perantaun, tolong-menolong, menjaga nilai budaya, memajukan sumber daya manusia (SDM) asal Sulsel, dan membangun daerah rantau dan kampung-kampung di pelosok Sulsel untuk kemajuan nasional.

KKSS digagas dan dideklarasikan, 12 November 1976, oleh almarhum: Andi Oddek, Ahmad Nurhani, Andi Sose, dkk.

Semoga saja tujuan utama atau khittah, garis perjuangan pembentukan KKSS akan dilanjutkan oleh siapapun calon terpilih di Mubes kesebelas di Solo, Jawa Tengah, 15-17 November 2019. (*)

Komentar