oleh

Pencabulan Anak di Bawah Umur kembali Terjadi di Toraja

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Cherly-Daerah, Tana Toraja-

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Polres Tana Toraja melalui Unit PPA Sat Reskrim Polres Tana Toraja (Tator) kembali menahan tersangka asusila anak dibawah umur, yakni Bo’teng (44 tahun) atas dugaan tidak pidana persetubuhan terhadap dua anak dibawah umur.

Menurut rilis Polres Tator melalui bagian Humas Unit PPA Polres Tator melakukan Penangkapan dan penahanan terhadap tersangka, Bo’teng yang merupakan warga Lembang Gasing, Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tator.

Lebih lanjut dirinci bahwa penangkapan terhadap Bo’teng itu berdasarkan laporan Polisi Nomor . : LPB /86/VIII/ 2019 / SPKT, tanggal 08 Agustus 2019 dimana pelaku diamankan di lembang Gasing. Pelaku diduga keras telah menyetubuhi korban DV dan MR, korban disetubuhi oleh pelaku pada saat korban pulang dari sekolah dan ditunggui oleh pelaku di sawah tempat pelaku bekerja di Gasing, kemudian pelaku menyetubuhi korban dengan memberikan iming-iming uang sebesar Rp. 5000,- (lima ribu rupiah) hingga Rp. 10.000,- (sepuluh ribu rupiah).

Olehnya itu kepada tersangka dikenakan Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU, khususnya pada pasal 81 ayat (1) dan atau ayat (2).

“Tersangka saat ini telah ditahan di rutan Polres Tana Toraja, dan sedang menjalani proses pemeriksaan dari penyidik,” kata Kasat Reskrim Polres Tator, AKP Jon Paerunan. (*)

Komentar