oleh

EMPAT ULAMA BUGIS

Editor : Lukman Maddu-Kolumnis-

BACAPESAN.COM – Saya menemukan data empat nama tokoh ulama Bugis asal Sulawesi Selatan yang telah dan sedang bersentuhan lebih dekat dengan lingkungan Istana Negara dan keluarga presiden atau mantan presiden. Mereka adalah: Prof. Dr. M. Quraish Shihab, Prof. KH. Ali Yafie, Prof. Dr. M. Nasaruddin Umar, dan Prof. Dr. Hamka Haq. Mereka bertugas sebagai pembaca doa pada acara-acara kenegaraan atau keluarga presiden dan mantan presiden.

Prof. M. Quraish Shihab adalah ulama tafsir yang cukup disegani hingga hari ini. Beliau dikenal dulu dekat lingkungan Istana era dan keluarga alm Soeharto, Presiden RI kedua. Ketika Ibu Tien meninggal misalnya, Prof. Quraish Shihab dipercaya beberapa kali memimpin doa dan membawakan taksiyah.

Prof. KH. Ali Yafie adalah ulama fiqhi, terutama fiqhi sosial yang tegas, pemikirannya diterima oleh semua kelompok dan ormas Islam. Beliau adalah ulama yang menjaga jarak dengan Istana Negara tapi diketahui dekat dengan keluarga Bapak Prof. Dr. BJ. Habibie, Presiden RI ketiga.

Prof. Dr. M. Nasaruddin Umar adalah ulama tasawuf, mantan Wakil Menteri Agama yang dekat dengan Istanaera dan keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI keenam. Ketika Ibu Kristiani (Ani) SBY meninggal, kelihatan beliau yang pimpin doa di prosesi pemakanan di Taman Makam Kalibata, Jakarta.

Sekarang, Prof. Dr. Hamka Haq adalah ulama fiqhi dan pemikiran Islam, dekat Presiden Joko Widodo, sesama kader PDIP. Hamka Haq jauh sebelumnya sudah dekat keluarga alm Taufiq Kemas dan dipercaya memimpin doa dan tausiyah setelah Taufiq Kemas wafat. Hamka Haq adalah Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia yang didirikan bersama Taufik Kemas, dan kini dipercaya oleh Ibu Megawati sebagai Ketua Bidang Agama dan Kepercayaan di DPP PDIP, 2019-2024.

Ternyata ulama-ulama dari tanah Bugis diakui dan disegani keluasan dan kedalaman pengetahuan agama Islamnya di tingkat nasional, lebih istimewa lagi oleh kalangan keluarga presiden dan mantan presiden. (*)

M. Saleh Mude, Penulis buku “10 Alasan untuk Sepuluh Tahun Pemerintahan Jokowi,” 2019 dan Mantan Relawan Jokowi-Ma’ruf di Eksponen Alumni HMI.

Komentar