oleh

Sambut HUT RI, Hotel Aryaduta Makassar Gelar Pameran Lukisan

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Ratih-Promo Hotel-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Hotel Aryaduta Makassar menggelar Pameran Lukisan dengan Tema “Warna Warni Merdeka” yang bekerjasama dengan Pelukis Senior Karya Seni Rupa di Kota Makassar, Selasa (13/8).

Pameran ini digelar mulai tanggal 13 – 18 Agustus mendatang, sekaligus memperingati HUT kemerdekaan RI Ke – 74.

Pameran ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Madjid dan didampingi oleh General Manager Aryaduta, Erwin Arsyad dan pelukis senior Mike Turusy.

Pameran ini menghadirkan tiga mentor karya seni rupa di Makassar yaitu Mike Turusy, Zainal Beta yang terkenal dengan lukisan tanah liat dan pelukis ilustrator Faisal Uwa.

Pameran lukisan ini, juga menggelar sesi live untuk para pelukis senior mempraktekkan/ melukis langsung salah satunya adalah pelukis senior Zainal Beta yang melukis dengan menggunakan tanah liat sebagai alat untuk melukis.

Pameran yang di gelar selama lima hari ini, akan memamerkan 60 hasil karya lukisan.

“Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Pariwisata Kota Makassar memberikan ruang kepada pelukis – pelukis di Makassar dalam berbagai event. Salah satunya F8 dalam satu bagiannya yaitu fine art. Nah ini adalah event besar sehingga kami melibatkan seniman yang ada di Kota Makassar salah satunya seni rupa,” ujar Rusmayani Madjid.

Rusmayani juga mengungkapkan bahwa memang masih sangat kurang terutama dengan belum adanya galeri untuk seniman – seniman yang betul – betul representatif untuk suatu kota metro politan seperti Kota Makassar.

Ia juga berharap kepada dinas kebudayaan untuk memberikan satu ruang untuk seniman – seniman yang ada di Kota Makassar.

“Tujuan digelarnya acara ini, bahwa lukisan adalah karya seni yang harus kita ingatkan kembali. Sekaligus memberikan motivasi, inovasi, kembali kepada kaum milenial akan budayanya sendiri,” jelasnya.

Sementara General Manager Aryaduta, Erwin Arsyad mengungkapkan bahwa alasan pameran lukisan ini digelar di Hotel Aryaduta karena rasa cinta mereka terhadap budaya di Kota Makassar.

“Kita bisa saja mengikuti zaman, tapi kita tidak boleh meninggalkan budaya kita. Akan baik jika kita memberikan lukisan sebagai bahan untuk mengetahui cerita di Kota Makassar,” bebernya.

Hotel Aryaduta sendiri mulai bekerjasama dengan pelukis – pelukis yang ada di Kota Makassar sejak tahun 1996 sampai saat ini. (*)

Komentar