oleh

Taufan Pawe Beri Hadiah ke Heril Mukminin, Penjual Jalangkote yang Viral Karena Nasionalisme

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Yanti-Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe melalui Camat Bacukiki Barat, Fitriany menyerahkan hadiah berupa bingkisan kepada Heril Mukminin, seorang penjual Jalangkote (jajanan khas Bugis) yang viral di media sosial.

Heril Mukminin diketahui merupakan seorang pelajar di SMK Negeri 1 Parepare yang viral lantaran jiwa nasionalisme. Ia terekam video hormat kepada bendera merah putih saat mendengar lagu Indonesia Raya sedang dinyanyikan, meskipun saat itu, hanyalah gladi yang dilakukan oleh pegawai kantor BRI Cabang Parepare sehari jelang peringatan HUT RI.

Disebut Patriot Milenial, Heril, sapaannya mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Parepare.

Fitriany bersama beberapa staf kecamatan dan kelurahan didampingi ketua RT setempat mendatangi kediaman Heril di Jalan Kesuma Utara, Lorong Mallomo, RT 4 RW 2, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat, Senin sore, 19 Agustus 2019.

Di rumah panggung sederhana kontrakan orang tua Heril itu, Camat Fitriany sempat menunggu beberapa saat Heril pulang dari sekolah, sekitar pukul 16.15 Wira.

Sejumlah warga yang ikut menunggu kedatangan Heril, bertepuk tangan saat “Patriot Milenial” itu tiba.

Heril tiba dengan memberi hormat sama sikapnya ketika menghormati bendera merah putih yang viral itu.

“Ini ada bingkisan hadiah dari Pak Wali Kota buat Nak Heril. Diterima dengan baik ya. Belajar dengan baik, dan tetap kedepankan jiwa nasionalisme,” pesan Fitriany saat menyerahkan bingkisan hadiah kepada Heril.

Bingkisan berupa sepasang sepatu dan sejumlah uang itu membuat Heril senyum sumringah.

“Terima kasih Pak Wali Kota, terima kasih bu camat. Hadiah sepatu ini sangat berguna bagi saya. Kebetulan sepatu sekolah saya rusak, Alhamdulillah dapat hadiah sepatu,” ungkap Heril mensyukuri pemberian hadiah itu.

Ayah Heril, Haerul Mukminin adalah seorang sopir angkot pete-pete. Sementara ibunya, Masni pembuat jajanan jalangkote yang dijual Heril.

Heril biasa menjajakan dagangannya sepulang sekolah. “Jalangkote saya jualnya Rp1.500 per biji. Biasanya dalam sehari bisa dapat Rp20 ribu sampai Rp30 ribu. Yang penting bisa bantu orang tua cari uang,” kata Heril, anak kedua dari lima bersaudara.

Ketua RT 4 RW 2, Asmawati mengungkapkan, ayah Heril, Haerul adalah sopir angkot yang dermawan dan bersahaja.

Komentar