oleh

Ada Oknum Sebar Hoax Rekomendasi Hasil Hak Angket

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Hasil hak angket DPRD Sulsel telah diparipurnakan di DPRD Sulsel, Jumat (23/8/2019). Sebanyak tujuh poin rekomendasi telah disepakati dan akan diserahkan ke Mahkamah Agung (MA).

Namun, di sela-sela sidang paripurna yang dihadiri 57 dari 85 legislator DPRD Sulsel ini, ada saja oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan kondisi. Yaitu dengan menyebarkan hasil hak angket tandingan.

Hal ini membuat berang Ketua Pansus Hak Angket DPRD Sulsel. Pasalnya, rekomendasi liar yang sifatnya hoax untuk mengelabui rekomendasi asli.

Menurutnya, rekomendasi hak angket yang sah adalah tercantum tanda tangan para ketua hak angket. Sementara, yang tandingan tanpa tanda tangan.

“Yang sah yang dicopi dan sudah dibagikan ke pada teman pers, yang ada tanda tangan ketua pansus. Jika ada rekomendasi lain, itu jelas hoax (tidak benar),” terang Kadir Halid menanggapi dua rekomendasi yang beredar.

Kadir menegaskan, sebagai pihak yang berinisiatif hak angket, maka rekomendasi yang sah dan akan diteruskan ke MA adalah sudah resmi setelah ditandatangani.

Oleh sebab itu, dia meminta agar masyarakat tak mempercayai selebaran hoax yang beredar karena akan membuat keputusan tak solid.

“Jadi saya tegaskan, rekomendasi ada tanda tangan saya itu benar. Karena saya pansus, bahkan dipaksakan untuk tanda tangan direkomendasi lain, saya tidak mau. Yang hoax itu ingin melebahkan kinerja hak angket dan itu ingin melemahkan konstitusi,” tegasnya. (**)

Komentar