oleh

Ahli Waris Tutup SD 153 Bontonompo, Siswa Belajar di Atas Tanah Beralas Tikar Plastik

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Supahrin-Daerah, Edukasi, Headline, Sekolah, Takalar-

TAKALAR, BACAPESAN. COM- Sekolah Dasar nomor 153 Bontonompo, Kelurahan Canrego, Kecamatan Polonbangkeng Selatan, ditutup oleh warga yang merupakan ahli waris dari tanah yang dibanguni sekolah tersebut.

Penutupan itu dilakukan dengan cara memasangi pagar dipintu masuk di SD No 153 Bontonompo dan spanduk yang bertuliskan, “tanah ini diambil alih oleh ahli waris an. Muh. Tahir Mappasising”.

Sehingga kurang lebih 100 siswa siswa- siswi terpaksa belajar diatas tanah kosong dan hanya beralaskan tikar plastik yang terletak di depan SD No 153 Bontonompo, Rabu (28/08).

Menurut pengakuan ahli waris, Muh.Tahir Mappasissing dia sudah bertahun tahun merengek kepada Pemerintah Daerah agar tanahnya yang ditempati Gedung SD Bontonompo nomor 153 Kelurahan Canrego, Kecamatan Polonbangkeng dapat diberikan ganti rugi oleh Pemerintah, namun sampai sekarang tidak ada realisasi.

“Saya sudah berapa kali menyampaikan ke Pemerintah Takalar, melalui Sekretaris Daerah dan Camat setempat, namun tak ada penyelesaian. Dan saya merasa tidak dihargai oleh Pemerintah selaku ahli waris,”. Kesal Muh.Tahir

Muh Tahir juga menegaskan bahwa pihaknya tidak bakalan membuka penutupan SD No 153 Bontonompo selama tidak ada kejelasan dari Pemerintah Takalar untuk dilakukan ganti rugi, ” Saya tidak mau lagi dijanji janji, tetapi saya mau kejelasan dan kepastian dari Pemerintah Takalar, tegas Muh Tahir.

Sementara Sekretaris Daerah. H. Arsyad, enggan komentar terlalu banyak karena dia baru menjabat sebagai Sekda Takalar. “Saya belum ada laporan terkait ini dari Kadis Pendidikan dan Kabid Asset, sementara ini saya meminta laporan dari pihak terkait,” singkatnya H. Arsyad via WhatsApp. (*)

Komentar