oleh

Dua Pelaku Penyebar SP Hoax Catut Nama Walikota Parepare Diamankan Polisi

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Hukum, Kriminal-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Dua orang pelaku penyebar Surat Pernyataan (SP) hoaks yang mencatut nama Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe kini diamankan Polda Sulawesi Selatan. Kedua pelaku pemilik akun facebook La Poluz Ogy Pare dan Iksan Ishak diduga telah melakukan delik kejahatan Informasi Transaksi Elektronik (ITE) di media sosial.

Penangkapan keduanya dilakukan langsung Subdit 5 Tipidsiber Ditkreskrimsus Polda Sulawesi Selatan pada 27 Agustus.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengatakan, penangkapan kedua pelaku tersebut dilakukan di alamat masing-masing setelah penyidik menuntaskan penyidikan.

“Penangkapan tersebut kami lakukan pada 27 Agustus 2019, di mana tim kami dari Subdit 5 Tipidsiber Ditreskrimsus Polda Sulsel melakukan perangkapan tersebut berdasarkan atas Laporan Polisi Nomor : LPB/231/VI/2019/SPKT tgl 27 Juni 2019, yang dilakukan pelapor atas nama Suriani SH, Kabag Hukum Setdako Parepare,” urainya.

Dicky Sondani menjelaskan, pemilik akun akun FB La poluz Ogy Pare bernama lengkap Kahariddin merupakan warga yang berdomisili di Jalan Bau Massepe, Kota Parepare dan Iksan Ishak (pemilik akun FB Iksan Ishak) warga yang tinggal di Jalan Kesuma, Kota Parepare.

Dicky Sondani menguraikan, pelaku atas nama Kaharuddin melalui akun facebook La Poluz Ogy Pare memposting surat pernyataan tentang penerimaan uang sebesar Rp 1,5 Milyar yang melibatkan nama Walikota Parepare, Taufan Pawe, kemudian diposting ulang Iksan Ishak melalui akun facebook “Iksan Ishak”.

“Ternyata isi dari surat tersebut tidak benar adanya sehingga korban Walikota Parepare, HM Taufan Pawe, merasa nama baik dan pemerintahan Parepare dicemarkan sehingga membuat laporan Polisi untuk kemudian dilakukan tindak lanjut,”jelas Dicky.

Mengenai motif pelaku menyebarkan informasi itu, sambungnya, masih dalam tahap pengembangan.

Dari hasi penangkapan tersebut, Polisi berhasil menyita barang bukti berupa dua lembar screenshot postingan surat pernyataan itu pada kedua akun pelaku, serta dua unit HP.

“Kami telah amankan beberapa barang bukti pendukung atas kasus tersebut, termasuk di dalamnya postingan dari pelaku dan juga dua buah HP,” urai Dicky. (*)

Komentar