oleh

Demo Disertai Pembakaran di Papua, Pelindo IV Taksir Kerugian Hingga Rp 2 M

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Demo disertai aksi pembakaran yang dilakukan sekelompok massa di Papua mengakibatkan kerugian material yang besar bagi PT Pelabuhan Persero (Pelindo) IV.

Direktur Utama PT Pelindo Persero Farid Padang, mengatakan, kerugian yang terjadi diakibatkan pembakaran salah satu alat angkut kontainer (reach stacker) yang harganya mencapai Rp 6 miliar.

“Selain lemparan pada kantor Bea Cukai yang mengakibatkan beberapa kaca pecah dan badan bagunan terbakar, kerugian lain adalah alat angkut kontainer yang juga dibakar,” ungkapnya, Jumat (30/08/209).

Akibat dari pembakaran tersebut Farid menaksir kerugian yang harus ditanggung Pelindo sebesar Rp 2 miliar.

“Harga alat angkut kontainer Rp6 miliar, namun tejadi pembakaran yang mengakibatkan alat tersebut harus diperbaiki. Kira-kira kerugian yang terjadi akibat pembakaran tersebut adalah Rp2 miliar,” paparnya.

Guna mengantisipasi kerusakan yang lebih parah, 70 Marinir akan disiagakan di terminal Pelabuhan Jayapura guna pengamanan operasional.

“Operasional kami tidak tutup dan kapal Pelni kami minta tetap jalan, Pelindo menggaransi bahwa operasional tidak ditutup,” ujarnya.

Selanjutnya, Farid berharap aksi massa bisa segera diredam agar kerugian yang lebih besar mampu diredam.

“Kalau aksi ini berjalan hingga seminggu, kami khawatir ada penurunan pendapatan bagi Pelindo IV, kami juga berharap jaringan telekomunikasi kembali normal agar kami di Pelindo IV bisa terus berkoordinasi dengan petugas di Jayapura,” harapnya. (*)

Komentar