oleh

Dewan Harap Target PAD Disesuaikan Dengan Dinamika di Masyarakat

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-
MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar rapat paripurna sekaligus mendengarkan pendapat akhir dari fraksi – fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Tentang perubahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019. Yang di gelar di kantor DPRD. Rabu, (4/9).
Juru bicara fraksi partai keadilan sejahtera (PKS), Haslinda Wahab menjelaskan perencanaan target pendapatan pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebaiknya memperhitungkan dinamika yang terjadi dimasyarakat.
Tidak hanya Haslinda, juru bicara Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) Andi Amarullah Jaya juga mengatakan bahwa dalam rangka membangun kota makassar maka perlu dukungan tersedianya fasilitas dan prasarana yang memadai.
“kami sangat menyayangkan bila pelayanan kebutuhan masyarakat yang sangat urgen dan tidak dapat di penuhi atau tertunda hanya karena serapan anggaran belanja daerah yang kurang, Padahal anggaran untuk itu tersedia. Ujar Amirullah.
Amirullah Jaya menambahkan bahwasanya berdasarkan caratan – catatan pemikiran anggota fraksi maka fraksi hanura mendapatkan lima ranperda untuk di tetapkan menjadi perda.
Dengan mendapatkan ke  lima peraturan  dearah, menjadi payung hukum bagi pemerintah kota makassar dalam mengatasi berbagai masalah kemasyarakatan yang di hadapi.
Selain Ranperda perubahan APBD 2019, DPRD kota makassar juga mendengarkan pendapat akhir  fraksi mengenai sejumlah sejumlah Ranperda yaitu,  Ranperda perlindungan perawat, ranperda pengarustamaan gender. Ranperda tentang kepemudaan, dan ranperda tentang perusahaan umum daerah air minum.

Komentar