oleh

Dirut Bank Sulselbar Dicopot Tanpa Hak Jawab

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Ekobis, Headline, Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Pencopotan Andi Muhammad Rahmat dari posisi direktur Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) ditenggarai dilakukan secara sepihak.

Pasalnya, hingga pengumuman pencopotannya, Rahmat mengaku tidak pernah memberikan pembelaan dan memberikan hak jawab.

Disampaikan Rahmat dalam wawancaranya bersama media, Rabu (04/09/2019) kemarin, bahwa keputusan itu diambil oleh pemilik saham.

“Saya katakan bahwa keputusan itu adalah kesepakatan meskipun ada beberapa yang tidak setuju. kita harus terima, kalau saya ngotot kan kasian Bank ini,” katanya.

Rahmat menambahkan, keputusan tersebut diambil tidak berdasarkan vooting. “Sejauh ini pemegang saham di pemprov berjumlah 32 , tetapi dalam penetapannya tidak di vooting, seandainya divooting mungkin saya tidak diberhentikan. Itu disepakati dalam RUPS terjadi pemberhentian,” bebernya.

Sampai saat ini, Rahmat mengaku dirinya belum dipanggil oleh orang nomor satu di Sulsel tersebut untuk memberikan pembelaan.

“Sampai saat ini saya belum mendapat panggilan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah untuk meberikan pembelaan, saya sudah WhatsApp beliau berterima kasih karena selama ini dipercaya memimpin direksi,” tutupnya. (*)

Komentar