oleh

AS – Cina Perang Dagang, Industri Otomotif Indonesia was Was

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Bisnis, Ekobis-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Cina yang diumumkan oleh Donald Trump sejak 22 Maret 2018 lalu berbuntut panjang.

Pasalnya, tidak hanya kedua belah pihak yang mengalami pergolakan dagang, dampak dari hal tersebut berimbas pula pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Tidak tangung tanggung, perang dagang ini merambah pula pada penjualan otomotif.

Kukuh Kumara, Sekertaris Umum Gaikindo, salah satu penyelenggara pameran otomotif bergengsi di Indonesia mengungkapkan perang dagang tersebut menghawatirkan bagi dunia otomotif pengaruh ini.

Menurutnya, saat ini negara berkembang sedang mengalami guncangan ekonomi. “Kita sedang mengamati dengan cermat apa dampak dari pegang dagang ini. Kita melihat rata-rata dibeberapa negara indikasinya penurunan pertumbuhan ekonomi seperti Singapura dan Thailand,” ungkap Kukuh pada prescon Giias di The Tinta Hotel, Selasa (10/09/2019).

Kukuh berharap agar penjualan otomotif tetap pada porsinya sehingga industri tersebut tidak mati. “Mudah mudahan kita tetap optimis, dan mudah mudahan penjualan tetap baik sehingga industri otomotif tetap berjalan baik pula,” tutupnya. (*)

Komentar