oleh

Maksimalkan Pendapatan Pajak, OLS Dipasang di Beberapa Titik Restoran

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Pemasangan alat perekam transaksi online system (OLS). Dipantau langsung oleh tim korsupgah KPK – RI Adliansyah Malik Nasution bersama Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Jumat (13/9/2019). OLS adalah pelaporan pajak di lakukan secara elektornik, tidak ada lagi pelaporan administrasi secara manual serta pemantauan secara random.

Hal ini menindaklanjuti Hasil Monitoring dan Evaluasi Progress Pencapaian Monitoring Center Of Prevention (MCP) 2019 Oleh Tim Korsupgah KPK – RI Melalui Program Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar beberapa waktu lalu.

Terdapat beberapa titik yang telah dipantau sekaligus di OLS, yakni Grand Asia Hotel, Hotel Claro, Starbucks Mall Mari, Mc Donals Mall Mari, dan beberapa titik lainnya.

Pada kesempatan itu, Iqbal mengungkapkan, dengan pemasangan alat OLS ini semua wajib pungut pajak (wapuja) tidak ada lagi kendala atau alasan dalam menyetor pajak.

“Kita mau mengintefsikan pemasukan pajak daerah kita dan kami mau agar semua wapuja benar – benar menyesuaikan pemasukan sesuai dengan apa yang disetor. Ini adalah uang dari masyarakat ke negara yang dititipkan ke setiap wapuja,” ungkapnya.

Hal ini, lanjut Iqbal, diterangkan jika wapuja tidak melakukan tugasnya akan di kenakan sanksi pada UU KUP 2007 Pasal 39 Ayat 1 yaitu sanksi pidana 6 tahun dan denda paling sedikit dua kali jumlah pajak terutang.

Selain pemasangan OLS, dilakukan juga dengan pemasangan stiker dari KPK yang bertuliskan konsumen berhak makan atau minum tanpa diberikan struk pembayaran. (*)

Komentar