oleh

Monev APBDes, Puluhan Kades Pangkep Sambangi Kabupaten Subang

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Atho-Daerah, Pangkep-

SUBANG, BACAPESAN.COM – Sebagai upaya peningkatan kualitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), puluhan Kepala Desa di kabupten Pangkep kunjungi Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (13/09).

Tidak hanya kepala desa, rombongan yang berjumlah 45 orang itu ikut didampingi pihak Kejaksaan Negeri Pangkep sebagai implementasi mengawal program yang dicanangkan dalam penggunaan APBDes.

Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep, Firmansyah Subhan yang hadir mendampingi rombongan mengatakan, jika sampai saat ini pihaknya intens melakukan pembinaan, khususnya penggunaan add di desa, dan dengan kunjungan ke Kabupaten Subang ini, Kades dapat betul betul maksimal, termasuk penggunan anggaran yang transparan dan tepat sasaran.

“Pemerintah ini memang harus terus didampingi, bersama kami di kejaksaan, ini juga bukti keseriusan dan implementasi dalam mengawal penggunaan add, seperti yang sudah dicanangkan Kejaksana Agung RI dan Kementerian Desa lewat program jaga desa,” ungkapnya.

Firman berharap, kunjungan ini mampu menghadirkan ilmu yang bermanfaat, bertambah wawasan dan bisa dibawa ke desa masing masing, khususnya transparansi penggunaan anggran agar lebih terarah dan tepat guna.

Terpisah, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMPD) kabupaten Pangkep, Dzulfadhli menjelaskan, jika dipilihnya Subang sebagai tujuan lantaran geografi Kabupaten penghasil padi terbesar ke tiga di Indonesia tersebut sangat mirip dengan kabupaten Pangkep.

“Subang adalah daerah tiga dimensi, laut, darat dan gunung, sama dengan daerah kita, sehingga kita pilih daerah ini, terlebih pengelolaan APBDes di kabupaten Subang baik barang dan jasanya sangat baik, dan cocok dijadikan sebagai bahan edukasi,” singkat pria yang akrab disapa Fadhli tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas DPMD kabupaten Subang, Memet Hikmat yang menerima langsung rombongan mengucap terima kasih, karena memilih Subang sebagai tujuan belajar pengelolaan dana desa.

“Yang mungkin bisa dicontoh Bagaimana saat ini kami sedang menggalakkan penguatan kecamatan, karena pada umumnya polemik di daerah manapun, komunikasi antara kelurahan desa dengan kecamatan kadang tidak maksimal, sehingga jalur kordinasi seakan terputus,”Singkat Memet Hikmat.

Subang sendiri merupakan daerah dengan produksi padi terbesar di Indonesia setelah Indramayu dan Karawang, dengan jumlah 245 desa, 8 kelurahan, dan 30 kecamatan, tahun ini Kabupaten Subang mengelola APBDes sebesar 208 Miliar rupiah, sementara kabupaten Pangkep mengelola APBDes mencapai kurang lebih Rp 150 miliar. (*)

Komentar