oleh

MPC PP Parepare Gelar Muscab IX

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Rahmaniar-Daerah, Parepare-

PAREPARE, BACAPESAN.COM – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Parepare, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX, di Hotel Bukit Kenari Indah Kota Parepare, Jumat (13/09/2019).

Kegiatan dihadiri Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe, Sekretaris MPW PP Sulsel, Sibali, Ketua DPD KNPI Parepare, Asy’ari Abdullah, perwakilan dari Macab LMP Parepare, pejabat TNI/Polri, dan sejumlah tokoh pemuda lainnya.

Ketua MPC PP Parepare, Fadly Agus Mante mengatakan, sedianya Muscab untuk MPC Parepare akan dilaksanakan pada akhir Desember, namun berdasarkan keputusan pusat, maka Muscab dilakukan lebih cepat, dan harus selesai dilaksakan pada tahun 2019. Hal itu, kata dia, berlaku untuk MPC diseluruh Indonesia.

Fadly menjelaskan, PP senantiasa hadir untuk membantu menyelesaikan beberapa persoalan sosial kemasyarakatan yang ada di Parepare. Oleh karena itu, katanya, pihaknya berharap forum sidang Muscab ini menjadi forum yang betul-betul menjadi wadah pemersatu, dan dialektika untuk merangcang program 4 tahun ke depan.

“Saya sangat merasakan perjalanan selama 4 tahun, kami sempat berhadap-hadapan, namun kami berharap ke depannya dapat menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kota Parepare. Kami ingin menyalurkan energi kritis kita secara positif. Kita patriot yang harus memberikan contoh, bahwa PP harus membawa nilai luhur Pancasila

Fadly mengungkapkan, pihaknya mendukung pemerintah dijalur strategis. Sehingga, jelas dia, pihaknya tidak ingin lagi ada individu yang melakukan perbuatan tercela yang merusak atribut organisasi.

“Kita harus menjadi garda terdepan untuk menciptakan suasana yang damai, tertib dan aman. Sehingga, kita akan evaluasi kader hingga tingkat Kelurahan.

Mantan Anggota DPRD Parepare tersebut tak lupa mengucapkan terima kasih, dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Wali Kota Parepare, yang menyempatkan diri untuk hadir dan membuka kegiatan tersebut.

“Insya Allah kami akan mendukung hingga akhir jabatan,” ujarnya.

Sementara, Taufan mengemukakan, PP sebagai organisasi yang lahir diera orde baru, secara historis berbasis militer. PP, kata Taufan, memang lahir diera orde baru tetapi rohnya mengikuti perkembangan reformasi.

Taufan menerangkan, PP telah memperlihatkan kontribusi yang besar untuk Parepare, kontribusi tidak mesti harus dengan tangan basah, namun juga bisa dengan kepribadian yang baik dan teladan yang ditunjukkan para kadernya, dengan nilai-nilai kesejukan.

“Pemkot tentu tidak bisa melaksanakan pemerintahan sendiri, tapi membutuhkan kemitraan dalam arti kesamaan pandang baik secara individu maupun organisasi. Sehingga, tercipta sinerjitas untuk saling memberikan kontribusi, dan diharapkan kritis sejalan dengan solusi,” tandasnya. (*)

Komentar