oleh

Visa Progresif Dihapuskan, Biaya Umrah dan Haji Naik Hingga 3 Juta

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Hikmah-Info Umroh/Haji-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Penghapusan visa progresif yang dilakukan pemerintah Arab Saudi berujung pada kenaikan tarif umrah dan haji yang dilakukan seluruh travel di Indonesia.

Di Sulawesi Selatan sendiri, kenaikan tarif umroh dan haji ini mencapai angka Rp 2.000.000 -Rp. 3.000.000. Kenaikan tersebut disebabkan sistem baru yang dihadirkan oleh pemerintah Arab Saudi yang mencakup beberapa biaya seperti pajak, cash government dan asuransi yang harus dibayar.

Salah satu pemilik provider Muassasa Arab Saudi, Omar Misky, mengatakan, meskipun aturan pembayaran 200 real dihentikan, per Senin (09/09/2019) kemarin, aturan baru dikeluarkan yakni pembayaran 300 real bagi jemaah yang telah ke tanah suci lima tahun belakangan.

“Ada biaya yang muncul sekitar 26 persen kenaikan baik di hotel, bus, dan pajak yang naik 7 persen. Jadi biaya baru yang harus dibayar sekitar Rp1.600.000 sehingga travel harus mengenakan harga 2 juta untuk setiap pemberangkatan,” bebernya, Senin (16/9).

Disisi lain, menurut Omar kebijakan tersebut diambil pemerintah Arab Saudi tidak lain untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

“Target Arab menaikkan total jamaah 30.000 orang ke tanah suci. Sedangkan tahun kemarin jumkah pengunjung hanya 7000 jamaah,” ungkapnya

Sejalan dengan itu, Ketua Kesatuan Travel Umrah dan Haji Republik Indonesia (Kesthuri) Makassar, Usman Jasad mengungkapkan saat ini travel travel sedang melakukan penyesuaian harga.

“Kemarin Kementrian Agama memberikan reverensi di Makassar kurang lebih Rp20.000.000, kalau sekarang dVisengan adanya kenaikan ini berarti harganya sekitar Rp22.000.000- Rp23.000.000, itu harga minimal harga paling rendah. Termasuk yang telah mendaftarkan dirinya dengan harga lama harus menambah,” jelasnya. (*)

Komentar