oleh

100 Peneliti Ikuti Pelatihan Reviewer Kemenrestikdikti di UMI

Editor : Lukman Maddu-Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sebanyak 100 orang yang memiliki bakat riset penelitian dari 20 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia mengikuti pelatihan reviewer Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti) di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk diskusi dan latihan, mengkadirkan beberapa pemateri nasional. Termasuk pihak Kemenristekdikti dan juga peneliti handal dari PTN/PTS.

Kepala Bidang program dan evaluasi Pusdiklat Kemenristekdikti, Dr. Ir Lanjar M.Si mengatakan kegiatan ini bentuk mengimplementasikan peraturan Kemenristekdikti No 69 tahun 2016 agar menghasilakan reviewer penelitian yang jujur dan profesional dalam menilai kelayakan proposal penelitian dan keluaran penelitian.

“Tujuan penyelenggara penelitian meningkatkan kompetensi antara lain. Pengetahuan, keterampilan, sikap kerja,” paparnya.

Dia menyampaikan, sisi lain adalah penelitian memahami meningkatkan pemehaman reviewer mengenai paradigma baru anggaran riset berbasis output.

Lanjut dia, serta meningkatkan pemeahaman reviewer mengenai panduan pendanaan kemenristekdikti yang terkini dan tata cara penelitian.

“Menghasilkan reviewer yang berkompeten, jujur, dan profesional,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sasaran para peneliti terwujudnya reviewer yang berkompeten, jujur dan profesional dalam mendukung tercapainya indikatoe kinerja riset dan pengembanganya yaitu publikasi kekayaan intelktual dan prototype teknologi.

“Kompetensi menjalankan penjaminan mutu. Mengevaluasi kesesuaian target. Menilai kelayakan sub keluaran pelaksanaan penelitian, Menilai kelayakan biaya. Dan memberikan rekomendasi kelayakan,” pungkasnya.

Pada kesempatam tersebut. Dia atas nama perwakilan Kemenristekdikti menyampaikan terima kasih atas terlenggaranya kegiatan seperti ini. Apalagi di Dikti perlu peningkatan penelitian jurnal dan lainya.

“Harapan kami penilitian ini mendorong para dosen untuk memeahami teknik metode penelitian dengan cara benar dan sistematis. Pengalaman penelitian banyak dapat kenikmatan,” katanya.

Sedangkan dilokasi tersebut, sebelum membuka acara Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Basri Modding M.Si menuturkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan para Dosen dalam kegiatan ini.

“Berkaitan integritas dalam penelitian, punya rasa memiliki dan kejujuran serta mengikuti kode etik berkaitan reviewer dan bertanggungjawab,” pesan guru besar FE UMI itu.

Dia menyampaikan, sesuai data terbaru Dikti. UMI menempati urutan pertama untuk minat penelitian. Maka pada kesemoatan ini, sebanyak 29 Dosen UMI mengikuti pelatihan tersebut.

“Dalam pengembangan penelitian, kami mengarah pada. Pemula, unggulan fakultas dan unggulan perguruan tinggi. UMI anggarkan 3 m lebih penelitian dari dosen 826 yang berminat penelitian,” singkatnya.

Diketahui, Lembaga penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Sebagai Host/Pelaksana bekerjasama dengan Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) kemenristek Dikti akan melaksanakan Pelatihan Reviewer Penelitian Perguruan Tinggi dan Sertifikasi Reviewer Penelitian Perguruan Tinggi pada tanggal 17 – 21 september 2019 di Four Points Sheraton Makassar.

Komentar