oleh

Iqbal Berada Diluar Kota, Putusan Hukuman 15 Mantan Camat Mandek

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM — Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) telah membuktikan pelanggaran 15 mantan camat karena video viral dukungan camat se-Makassar terhadap Joko Widodo (Jokowi) sempat viral pada Pilpres 2019 lalu.

Komisoner Bidang Pengaduan dan Penyelidikan I Made Suwandi memberikan arahan jika kelima belas camat tersebut direkomendasikan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Kota Makassar yaitu Wali Kota, untuk diberikan sanksi administratif berupa hukuman disiplin berat.

Tapi, sampai saat ini Pemkot belum bisa mengambil keputusan. Apalagi, sudah melebihi 14 hari batas waktu yang di tentukan.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Ansar mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukankomunikasi internal terkait hukuman untuk 15 mantan camat yang melanggar.

“Pihak BPK akan melakukan konsultasi dengan ASN. Sebab, harus hati – hati karena masalah ini menyangkut nasib orang. Jangan sampai ke 15 mantan camat yang melanggar mendapatkan keputusan melebihi apa yang dilakukannya,” ungkapnya, Senin (16/9/2019).

Apalagi, lanjut Ansar, hasil kajian dan keputusan dari Baperjakat belum ada. Selain itu, menunggu Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb kembali dari luar kota setelah itu baru akan di putuskan. (*)

Komentar