oleh

Kepala PPM UIN Alauddin Jemput Mahasiswa KKN Tematik di Enrekang

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Daerah, Gowa-

ENREKANG, BACAPESAN.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melakukan penarikan terhadap mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Kabupaten Enrekang. Penarikan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Alauddin Makassar, Dr. Muhammad Shuhufi, M.Ag, Selasa kemarin (17/92019).

Muhammad Shuhufi yang baru menjabat Kepala PPM UIN Alauddin Makassar tersebut, mengatakan kegiatan yang berlangsung selama 45 hari tersebut mengakat tema ‘Pemberdayaan Perempuan Muslimah berbasis Digitalisasi dan Toleransi’ yang dilaksanakan atas kerja sama dengan Direktur Social Trust Fund UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan The University Of New South Wales Australia.

Sementara untuk program kerja yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN tersebut, yaitu membantu kelompok wanita tani (KWT) untuk mampu menggunakan Sosial media sebagai wadah dalam melakukan promosi pemasaran produk yang di miliki.

“Di samping itu, Ibu-ibu KWT juga mendapatkan pendampingan selama 45 hari dari mahasiswa KKN tematik dengan tujuan mengajarkan kepada ibu-ibu bagaimana cara membuat akun bisnis seperti google bisnis dan market place,promosi media sosial, serta keterampilan memotret produk dan editor,” ujar Muhammad Shuhufi.

Selain program yang menyangkut tema dari KKN Tersebut, Peserta KKN juga melaksanakan Program di luar dari tema tersebut. Seperti melaksanakan Festifal anak soleh dalam rangka memperingati tahun baru islam, mengadakan lomba 17-an bekerja sama dengan pemuda-pemuda Desa setempat, melakukan Persami Pramuka SDN 58 kota dan melaksanakan pembinaan anak-anak melalui pembelajaran berbasis agama.

Sementara itu, Direktur Social Trust FundUIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Amelia Fauzia, MA., P.hD dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah setempat dan para pelaku usaha atas kesediaannya untuk didampingi dan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa atas kerja kerasnya selama KKN.

“Saya berharap para pelaku usaha dapat memaksimalkan ilmu yang telah ia dapat dalam pemasaran produk. Walaupun KKN ini telah selesai namun pendampingan akan tetap berjalan hingga bulan November mendatang,” ungkap Amelia Fauzia.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Pekalobean Kecamatan Anggeraja Enrekang, Nasmin pemberdayaan tersebut sangat penting dilaksanakan karena memang kendala para pelaku usaha adalah pemasaran produk.

“Itu lah sebabnya kami selaku pemerintah desa sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN di desa kami, dan kami telah mengusulkan untuk kegiatan seperti ini akan kami laksanakan pada program kerja desa, dan yang akan menjadi inspirasi adalah para pelaku usaha yang telah dibina oleh mahasiswa KKN,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Camat Anggeraja, Rusdin Patu, yang menutup kegiatan KKN Tematik tersebut. Dalam sambutannya sangat berterima kasih atas pelaksanaan KKN tersebut.

“Karena KKN ini telah menjawab kegelisahan para pelaku usaha dalam memasarkan produknya. Saya menghimbau kepada para pelaku usaha untuk terus belajar dan mengulang kembali ilmu yang diberikan dan semoga kedepannya ada KKN semacam ini lagi,” harapnya. (*)

Komentar