oleh

Parepare Tanpa Perwakilan di DPRD Sulsel

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Yadi-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Sebanyak 85 wakil rakyat dari 11 dapil di 24 kabupaten/Kota se-Sulsel secara resmi akan dilantik di Gedung DPRD Sulsel, Selasa (24/9/2019).

Berdasarkan data KPU Sulsel, dari hasil pileg 17 April 2019 lalu hanya 23 daerah dari 11 dapil memiliki perwakilan putera daerah sebagai representasi duduk di kursi Parlemen Provininsi.

Sedangkan salah satu daerah yakni Kota Parepare sama sekali tidak punya perwakilan di DPRD Provinsi tahun 2019/2024. Hal ini dinilai akan berdampak pada pembangunan daerah, karena butuh pengawalan pembangunan dari DPRD Provinsi.

Pakar politik Unismuh Makassar, Andi Luhur Prianto berpendapat, bahwa sebenarnya sistem pemilihan saat ini sistem distrik.

Menurutnya, kota Parepare bukan distrik pemilihan. Semua anggota DPRD di Dapil VI adalah representasi politik warga Pare-Pare. Bersama warga Maros, Pangkep dan Barru. Aspirasi warga Pare-Pare akan di perjuangkan wakil mereka yang terpilih di Dapil itu.

“Bahwa kali ini tidak warga beridentitas Parepare yang terpilih, itulah hasil persaingan politik. Beberapa Pileg sebelumnya, Pak Pangerang Rahim selalu berhasil lolos di DPRD dan dianggap sebagai repsentasi politik kultural Parepare. Sekarang beliau sudah di jabatan Wakil Walikota,” ujarnya.

Dikatakan Andi Luhur, saat ini banyak anggota DPRD Sulsel yang terpilih di Dapil lain, itu punya ikatan dan kedekatan dengan kota Parepare. Misalnya Azhar Arsyad dari PKB dan yang lain.

“Saya kira kemampuan kepala daerah lebih menentukan untuk bersinergi dengan agenda-agenda pemerintah provinsi Sulsel. Terutama memobilisasi alokasi anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi,” tutupnya. (*)

Komentar