oleh

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program ke Anggota DPR RI

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Hikmah-Metro-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Guna meningkatkan kualitas jaminan kerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar kembali menggelar sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Komisi IX DPR RI Makassar.

Anggota DPR-RI H Jalaluddin Akbar R mengatakan pemahaman masyarakat terkait BPJS Ketenagakerjaan perlu diperluas. Sebab, hadirnya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan sosial kepada seluruh pekerja, baik informal dan formal.

“Program-program yang dihadirkan BPJS Ketenagakerjaan merupakan kebutuhan dasar bagi seluruh pekerja, baik yang bekerja di perusahaan ataupun pekerjaan-pekerjaan lainnya seperti nelayan dan petani. Seperti Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja,” katanya Kamis (26/09/2019)

Lanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan juga merupakan angin segar bagi pekerja di sektor swasta dengan hadirnya program Jaminan Pensiun. Sehingga bukan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN), tapi seluruh pekerja di Indonesia dapat mengikuti Program jaminan pensiun yang diselanggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan

“Banyak orang mau jadi PNS karena memiliki program pensiun. Kini bukan hanya PNS, tapi pekerja di perusahaan swasta juga memiliki program pensiun lewat BPJS Ketenagakerjaan,” sambung H Jalaluddin.

Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar, Dodit Isdiyono, mengatakan jumlah peserta sosialisasi dan penjelasan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan mencapai 800 orang yang akan dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 25 dan 26 September 2019.

“Pesertanya beragam, mulai ibu rumah tangga, pelajar, pelaku usaha mikro dan menengah (UMKM), dan pekerja di perusahaan swasta di Kota Makassar,” katanya.

Dengan diadakannya sosialisasi ini diharapkan masyarakat pekerja khususnya yang ada di Kota Makassar dan sekitar makin paham dan mengerti tentang manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan.
“Sehingga mereka dapat mendaftarkan diri mereka secara sukarela baik secara mandiri atau Informal maupun Penerima Upah atau Informal,” tutup Dodit. (*)

Komentar