oleh

Sulsel Dilanda Kekeringan

Editor : Lukman Maddu-Headline, Metro-

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Maros, Hartanto mengatakan, bahwa awal musim hujan untuk wilayah Sulsel diperkirakan mulai terjadi November 2019 untuk wilayah barat dan selatan. Sementara untuk Sulawesi Selatan bagian timur diperkirakan Maret 2020.

Puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari 2020 di wilayah Sulsel bagian barat dan Mei hingga Juni 2020 di wilayah Sulsel bagian timur.

Selain itu, kata Hartanto, ada juga wilayah Sulsel yang masuk dalam kategori non zom. Artinya, wilayah tersebut tidak masuk dalam kategori yang punya waktu tertentu untuk musim hujan maupun kemarau.

Wilayah yang dimaksud adalah Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Toraja Utara. “Jadi untuk wilayah non zom, hujan bisa terjadi kapan saja. Walaupun di wilayah Sulsel lainnya sedang kemarau. Kadang tiga hingga empat hari kemarau, kemudian turun hujan,” ungkapnya.

Kendati demikian, kata dia, BMKG memperkirakan jumlah curah hujan periode Oktober 2019 hingga Maret 2020 berkisar 1500 hingga 2000 mm dengan sifat musim hujan berkisar normal.

Terpisah, Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah kekurangan air untuk masyarakat dengan membagikan galon penampungan air bersih pada beberapa titik yang dianggap sangat membutuhkan air minum dan untuk keperluan memasak bagi masyarakat yang saat ini dilanda kekeringan.

kepala BPBD Tana Toraja, Alvian Andilolo mengatakan, saat ini BPBD Tana Toraja menyediakan 50 galon penampungan air bersih, dimana tim darurat siaga bencana kekeringan dan karhutla sudah membagikan ke beberapa lokasi yang dianggap darurat air.

Alvian menambahkan, Satgas BPBD Tana Toraja juga masih disibukkan dengan pemadaman kebakaran hutan yang sempat melanda Tana Toraja dibeberapa titik. “Terbaru kembali terjadi karhutla di Kecamatan Mengkendek dan Bittuang sehingga tim satgas kami bekerja keras memadamkan api bekerja sama TNI, polisi dan masyarakat,” pungkas Alvian. (RS)

Komentar