oleh

Perpustakaan Nasional Sosialisasi Pembuatan Kartu di STKIP Muhammadiyah Enrekang

Editor : Lukman Maddu, Penulis : Qurniawan-Enrekang-

ENREKANG, BACAPESAN.COM – Memasuki tahun akademik baru 2019/2020, STKIP Muhammadiyah Enrekang sedang berupaya untuk fokus pada peningkatan mutu layanan terutama pada aspek layanan akademik berupa karya dosen dan mahasiswanya.

Untuk itu, STKIP Muhammadiyah Enrekang secara khusus menghadirkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk memfasilitasi dalam pembuatan kartu keanggotaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jumat (27/9/2019).

Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang, Yunus Busa mengatakan, pihaknya sengaja mengundang sekaligus menggandeng Perpustakaan Nasional untuk memudahkan pada dosen dan mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah.

“Hari ini kita kedatangan tim dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, mereka ada 3 orang. Kedatangan mereka untuk sosialisasi cara mengakses referensi online sekaligus pembuatan kartu anggota Perpustakaan Nasional,” ujarnya.

“Dengan menjadi anggota Perpustakaan Nasional, maka akan memudahkan mahasiswa maupun dosen STKIP Muhammadiyah Enrekang dalam mengakses referensi online,” tambah Yunus.

Yunus melanjutkan, terutama sekali kepada mahasiswa semester akhir, mereka diwajibkan menulis skripsi, nah dengan keanggotaan Perpustakaan Nasional ini, para mahasiswa bisa mengakses secara gratis jurnal-jurnal ataupun buku digital (e-book) yang telah dilanggan oleh Perpustakaan Nasional.

Menurut Yunus, jika para dosen dan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Enrekang memanfaatkan fasilitas ini, kita optimis karya ilmiah para dosen dan mahasiswa akan semakin berbobot, karena jurnal-jurnal yang dilanggan oleh Perpustakaan Nasional semua kredibel dan bereputasi.

Selain memfasilitasi pendaftaran keanggotaan, pihak Perpustakaan Nasional juga langsung mencetak Kartu Anggota bagi ratusan mahasiswa dan dosen STKIP Muhammadiyah Enrekang di tempat kegiatan, Aula Masjid Taqwa Muhammadiyah Enrekang.

“Ibaratanya, hari ini Perpustakaan Nasional pindah berkantor ke STKIP Muhammadiyah Enrekang, bayangkan staf sekaligus fasilitas kantornya turut diboyong ke Enrekang demi memudahkan para civitas akademika STKIP Muhammadiyah Enrekang dalam memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Perpustakaan Nasional,” tandas Yunus. (*)

Komentar