oleh

Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah Bagi Karyawan UMI

Editor : Lukman Maddu-Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Unit Pelaksana Teknis Pendidikan Karakter dan Dakwah (UPT.PKD) UMI melaksanakan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah bagi Karyawan UMI, di Aula Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar,M.A, Rabu (2/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor UMI yang diwakili Wakil Rektor IV UMI Drs.KH.M.Zein Irwanto, S, M.A membuka acara secara resmi. Hadir pula Ketua UPT.PKD UMI Dr.M.Ishaq Shamad,M.A, sejumlah Kabid UPT.PKD dan 35 peserta untusan dari fakultas dan unit dalam lingkup UMI.

KH.M.Zein Irwanto dalam sambutannya mengatakan jika ada musibah kematian, maka orang lain yang mengurus jenazahnya. Padahal sebenarnya shahibul bait yang paling baik mengurus jenazah keluarganya.

Bahkan Hadis Nabi menyebutkan jika suami meninggal, maka yang paling afdal, adalah istri yang memandikan, mengkafani, dan menguburkan. Namun jika istri tak kuasa menahan sedih, maka diberikan kepada orang yang ahli mengurus jenazah.

“Tujuan kegiatan ini, adalah untuk silaturrahim. Selain itu silatul ilmi dan silatul amal. Kita akan sharing bersama, sehingga terjadi amal yang shahih,” harapnya.

“Diminta agar peserta berniat untuk menjadi ahli dalam menyelenggarakan jenazah. Dengan begitu jika ada keluarga yang meninggal, maka dituntun untuk khusnul khatimah, dimandikan, dikafani, dan dikuburkan. Bahkan sampai pada takziahnya jika punya ilmunya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua UPT.PKD Dr.M.Ishaq Shamad dalam laporannya menyampaikan pentingnya skill menyelenggarakan jenazah bagi sivitas akademika UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah.

Dicontohkan jika ada musibah kematian yang menimpa salah satu anggota keluarga besar UMI, terkadang keluarga kesulitan mencari, siapa yang ahli menyelenggarakan jenazahnya. Karena itu, diharapkan semua peserta akan ahli dan bisa menyelenggarakan jenazah. Sebab pelatihan ini menyajikan, selain teori juga langsung praktek dengan “mayat hidup”.

“Peserta berjumlah 35 orang utusan dari sejumlah fakultas dan unit dalam lingkup UMI,” ungkapnya.

Sejumlah alumni pelatihan penyelenggaraan jenazah yang pernah dilatih di UMI telah menjadi ahli menyelenggarakan jenazah di wilayah keluarahan masing-masing.

“Dengan bekal ilmu dan sertifikat yang diberikan oleh UMI, mereka telah mendapatkan insetif dari Walikota Makassar sebagai tenaga penyelenggara jenazah,” sebutnya. (*)

Komentar