oleh

Anggaran Belum Jelas, KPU Pangkep Ancam Tak Selegarakan Pilkada

Editor : Ashar Abdullah-Pilkada, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Anggaran Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) Pangkep 2020 belum ada kejelasan. Pemeritah Kabupeten (Pemkab) Pangkep saat ini belum melakukan pebahasan anggaran Pilkada, padahal penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sudah lewat sejak 1 Oktober lalu.

Ketua KPU Pangkep, Burhan menyebutkan, selama ini dia hanya dipanggil oleh Pemkab untuk membahas bantuan dana hiba satu kali. “Dan belum ada titik terang berapa anggaran yang akan diberikan. Sejak ada pemberitaan yang terbit tanggal 30 September kemarin, kita tiba-tiba langsung di panggil, selebihnya tidak pernah lagi,” katanya.

Dalam pertemuan 30 September lalu, KPU Pangkep menjelaskan anggaran yang diminta, yakni Rp 39 miliar dan dia lakukan revisi internal menjadi Rp 35 miliar dan KPU mematok Rp 34 miliar. “Tetapi Pemkab Pangkep menilai permintaan KPU terlalu tinggi,” ucapnya.

Dianggpnya masih tinggi, kata Burhan Pemda juga tidak bisa menjelaskan apa-apa saja yang boleh dia laksanakan

Adanya permasalah ini, KPU Kabupaten Pangkep telah menyapaikan kepada KPU Sulsel agar masalah ini bisa disampaikan ke KPU RI.

“KPU yang belum melakukan penandatanganan telah disampaikan ke KPU RI. Dan saya juga lihat telegram dari Mendagri, Kabupaten yang belum melakukan penandatanganan lewat tanggal 1 Oktober dia akan dipanggil tanggal 7 untuk melakukan rapat koordinasi lagi,” tuturnya.

Disinggung soal apakah tidak akan melaksanakan kegiatan sebelum ada anggaran yang diberikan, Burhan mengaku secara otomatis pastinya pihaknya tidak akan bekerja. “Kalau tidak ada pastinya anggaran secara otomatis tidak akan melakukan Pilkada,” tutupnya. (*)

Komentar