oleh

Warga Lutim Harap Husler Lanjutkan Program Beasiswa

Editor : Lukman Maddu-Luwu Timur-

MALILI, BACAPESAN.COM – Program pendidikan gratis yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Luwu Timur tiga tahun terakhir ini (2017 – 2019) terkhusus bagi Mahasiswa rupanya mendapat apresiasi yang luar biasa bagi seluruh masyarakat Bumi Batara Guru.

Program ini pula berdampak langsung bagi peningkatan Sumber Daya Manusia. Tak heran jika tiga tahun terakhir ini, ditangan Ir. H. Muh Thoriq Husler pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah gelontorkan Dana bagi Mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi jumlahnya sudah lebih Rp40 Miliar atau setara dengan 4000 lebih mahasiswa.

Sejumlah warga Luwu Timur yang ditemui secara terpisah berharap agar program ini terus dilanjutkan. “Karena kami masih sangat mengharapkan agar Husler selaku Bupati Lutim terus melanjutkan program bea siswa untuk Mahasiswa di periode berikutnya (kedua red), semoga program ini tetap jadi prioritas yang berkelanjutan,” harap Jamaluddin, warga Burau pada media ini.

Sementara Hj Rosnaeni, warga Kecamatan Wasuponda mengungkapkan kesyukurannya atas program pemberian Beasiswa untuk mahasiswa yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Luwu Timur.

“Ini program sangat membantu masyarakat, saya secara pribadi sangat berharap agar program beasiswa untuk anak-anak kita sebagai generasi penerus tetap berjalan dan dilanjutkan oleh Bupati Husler,” ujar ibu Rumah tangga itu sambil diamini oleh tetangganya.

Lain lagi Dengan Muh. Maksum warga Desa Mulyasri Tomoni. Dirinya secara tegas mengatakan bahwa, program pemberian beasiswa untuk mahasiswa di Luwu Timur adalah terobosan yang luar biasa.

“Kalau saya tidak salah, program ini hanya Kabupaten Luwu Timur di Indonesia yang laksanakan, padahal banyak kabupaten di Indonesia yang APBD-nya lebih besar dari Luwu Timur tapi tidak melaksanakan program seperti ini, hal ini pertanda bahwa pemerintah Luwu Timur di bawah nakhoda Husler ingin melihat ke depan jika warga Luwu Timur berijazah SMA makin berkurang dan yang terendah ijazah generasi Lutim adalah Sarjana,” urai Maksum dengan nada memuji. (*)

Komentar