oleh

Kejari Tana Toraja Tahan Terpidan Korupsi dari Torut

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Cherly-Daerah, Tana Toraja-

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Sesuai putusan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 2562 K/Pid.Sus/2019 tanggal 28 Agustus 2019 terbukti telah melakukan tindak pidana korupsi kegiatan Selaku PPK Proyek Pembangunan Jalan Poros dan Jembatan di Pangala’ – Awan kabupaten Toraja Utara (Torut) tahun anggaran 2014, yang melibatkan PPK saat itu dimana saat ini sudah berstatus pensiunan ASN lingkup dinas Soskertran Torut dengan jabatan terakhir adalah kepala bidang, YSR.

Berdasarkan putusan tersebut Kejaksaan Negeri Tana Toraja melakukan eksekusi terhadap YSR di ruang Kasi Pidana Khusus kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tana Toraja, Selasa (8/10/2019) dan selanjutnya langsung diantarkan ke Rutan kelas IIB Makale Tana Toraja.

Kepala Kejaksaan (Kajari),Jefri P. Makapedua melalui kasi Pidsu Kejari, Ahmad Syauki, mengatakan bahwa kasus eksekusi terpidana korupsi dari Kabupaten Torut yang kedua kalinya.

Ia menambahkan, terpidana YSR mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 2.979.874.786,79 (Dua Milyar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Empat Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Enam Ribu Tujuh Puluh Sembilan Rupiah).

Sesuai amar putusan diantaranya YSR dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dan dijatuhi hukuman penjara selama selama 4 (empat) tahun dengan denda Rp 200 juta,” jelasnya. (*)

Komentar