oleh

SK Ina Kartika Disandera DPP Golkar

Editor : Lukman Maddu-Headline, Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – DPD I Golkar Sulsel menetapkan Andi Ina Kartika Sari calon Ketua DPRD Sulsel definitif periode 2019-2024.

Penunjukkan Ina Kartika yang saat ini menjabat sebagai ketua sementara DPRD Sulsel dipimpin langsung Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid, Rabu (9/10/2019).

Ironisnya, rapat Paripurna DPRD Sulsel dengan agenda pengumuman pimpinan DPRD Sulsel definitif belum mengumumkan Andi Ina Kartika sebagai Ketua DPRD Sulsel. Penyebabnya, belum ada surat keputusan (SK) dari DPP Golkar untuk menjadi Ketua DPRD Sulsel definitif.

Dalam paripurna itu, DPD Golkar Sulsel hanya mengirim surat ke pimpinan DPRD Sulsel sementara terkait penunjukan Andi Ina sebagai Ketua DPRD Sulsel definitif.

Wakil Ketua DPRD sementara, Syaharuddin Alrif kemudian membacakan empat nama Wakil Ketua DPRD Sulsel definitif yang telah diterbitkan SK-nya oleh masing-masing DPP parpol. Mereka ialah Syaharuddin Alrif dari NasDem, Darmawangsa Muin dari Gerindra, Ni’matullah dari Demokrat, dan Muzayyin Arif dari PKS.

“Jadi Golkar belum melampirkan surat SK DPP. Tapi surat DPD I Golkar tetap kami bacakan putusannya yang menyatakan Andi Ina Kartika Sari sebagai ketua DPRD defintif sambil menunggu SK resmi,” ujar Syahar.

Syahar menegaskan, jika SK Andi Ina telah ada, maka pihaknya akan kembali melakukan rapat paripurna. “Kalau misalnya SK-nya besok (hari ini) SK ada, maka kita kembali menjadwalkan paripurna,” jelas Syahar.

Syahar meminta kepada Golkar agar segera memasukan SK resmi dari DPP jika memang Andi Ina Kartika Sari sebagai pimpinan definitif. “Pastinya kita meminta untuk segera dipercepat karena kita rencanakan pelantikan ketua definitif pada 22 Oktober,” kata Syahar.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sulsel, Muh Jabir juga membenarkan jika Andi Ina Kartika belum mengantongi SK DPP Golkar, hanya pengantar dari DPD I. “Ia betul,” singkat Jabir.

Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir mengatakan, penunjukan Ina Kartika sebagai ketua DPRD definitif sesuai aturan Golkar meski DPP belum memberikan SK.

Hanya saja, kata dia, DPP menetapkan nama ketua definitif kemudian disampaikan ke DPD I untuk ditindak lanjut ke pihak Sekretariat DPRD Sulsel.

“Jadi memang tidak ada lampiran SK penetapan ketua DPRD definitif dari DPP Golkar. Begitu juga kabupaten/kota. Hanya saja merujuk pada pemberitahuan DPP soal nama ketua, maka DPD I tindak lanjut dalam bentuk surat pengantar diserahkan ke Sekretriat DPRD,” kata Abdillah Natsir.

“Sekali lagi bukan SK, hanya pengantar. Tapi kalau ada minta SK DPP, kami upayakan sertakan dan lampirkan,” tambah dia.

Partai Golkar akhirnya menunjuk Andi Ina Kartika sebagai Ketua DPRD Sulsel definitifperiode 2019-2024 yang sebelumnya hanya menjabat Ketua DPRD Sulsel sementara.

“Hari ini kita menyampaikan kepada publik bahwa setelah melalui proses panjang tepat tanggal 5 Oktober kemarin Ketua Umum DPP Golkar memutuskan dan menetapkan Andi Ina Kartika Sari sebagai ketua DPRD Sulsel definitif,” kata Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH).

Andi Ina pun mencatatkan namanya menjadi Ketua DPRD Sulsel perempuan pertama. “Ini sejarah Golkar di Sulsel, kader perempuan jadi Ketua DPRD Sulsel. Artinya, Golkar tidak membeda-bedakan gender, semua syarat objektif telah dipenuhi Andi Ina, dua periode di DPRD, memiliki syarat PDLT,” ujar Nurdin.

Menurutnya, alasan memilih Andi Ina karena sosok bersahaja dan ingin menyampaikan bahwa peran perempuan tak bisa diragukan. “Ini murni pertimbangan ketua umum. Sejarah akan mencatat Ina perempuan ketua DPRD Sulsel pertama. Jadi pemberdayaan perempuan dan laki-laki tak ada bedanya,” terangnya.

Sementara Andi Ina Kartika yang juga Bendahara DPD I Golkar Sulsel, langsung meneteskan air mata dihadapan elite DPD I Golkar Sulsel.

Dia menyampaikan, rasa terima kasih kepada semua pihak di DPP dan khusus untuk ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid bersama pengurusnya. “Saya tidak berkata apa. Hari ini saya diumumkan sebagai ketua DPRD Sulsel definitif,” ujarnya sambil mengusap air mata.

Politisi asal Barru itu mengakui jika dirinya sama sekali tidak pernah menjalin komunikasi dengan DPP terkait peluang menjabat ketua definitif. Oleh sebab itu, dia berjanji akan menjaga amanah ini dengan baik.

“Saya tidak pernah komunikasi dengan siapapun apalagi DPP. Ini takdir amanah dan tugas dari Golkar ke saya memimpin lembaga DPRD Sulsel,” tuturnya.

Dia menambahkan, besar harapan agar kerjasama fraksi Golkar dan anggota DPRD di Sulsel pada umumnya untuk kemajuan lembaga yang dinakhodainya. “Saya bukan siapa-siapa, karena itu saya harap kerjasama semua pihak,” harap dia.

Andi Ina Kartina merupakan anggota DPRD Sulsel terpilih periode 2019-2024. Andi Ina terpilih lewat Dapil VI Maros, Pangkep, Barru, Parepare dengan perolehan 19.652 suara.

Ina Kartika juga pernah wakil rakyat periode 2009-2014. Periode 2014-2019, Andi Ina Kartika Sari gagal lolos ke parlemen. Namun ia melenggang ke parlemen sebagai legislator Pengganti Antarwaktu (PAW) menggantikan Pangerang Rahim yang maju Pilwali Parepare 2018. (RS)

Komentar