oleh

Waspada Fintech Ilegal Menjamur, Ini Kata OJK

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Ekobis, Keuangan-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Saat ini, kehadira Financial Tehnologi atau Fintech sedang menjamur di Indonesia. Berbagai jasa keuangan hadir menjajakan kemudahan bagi masyarakat terutama dalam hal pinjaman uang berbasis online.

Namun demikian, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulampua, Zulmi mengimbau masyarakat untuk waspada dan tetap perhati hati.

Menurut Zulmi, belakangan fintech semakin mendapat tempat, sehingga bermunculan perusahaan fitech baru.

“Saat ini fintech bermunculan dan menjamur. Saking cepatnya, banyak perusaan fintech yang hadir namun belum terdaftar OJK,” katanya Rabu (16/10/2019) kemarin.

Syarat yang diberikan perusahaan fintach untuk mengambil pinjaman pun sangat mudah, namun menurut Zulmi masyarakat harus lebih teliti saat mengambil pinjaman.

“Saat ini sangat mudah mengambil pinjaman online, biasanya hanya dengan menggunakan KTP saja. tetapi masyarakat harus lebih hati hati dan teliti terutama terkait pernyataan persetujuan yang diberikan perusaan Fintach sebelum memberikan pinjaman,” papar Zulmi.

Permasalahan lain, lanjut Zulmi, adalah sering kali masyarakat ‘nakal’ dan mengambil pinjaman dibeberapa fintech Padahal ada persyaratan yanh ditulis kecil untuk mengakses data pribadi.

Oleh karenanya Zulmi mengimbau agar masyarakat menggunakan jasa Fintech yang terdaftar di OJK dan jangan memberikan data pribadi kepada orang lain jika tidak diperlukan. (*)

Komentar