oleh

Pertanian Unhas dan Taiwan Gelar Pelatihan Penangkaran Benih Padi

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Ratih-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Center of Excellence (CoE) Pembenihan Padi bekerjasama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dan Internasional Cooperation Development Fund menggelar pelatihan penangkaran benih tanaman padi, di Hotel Arthama Jalan Haji Bau, Kota Makassa, Jumat malam (18/10/2019) kemarin.

Diketahui, kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, diantaranya Gowa, Sidrap, Pinrang, Bone, Soppeng, Wajo, Luwu Utara.

Senior Specialist Taiwan ICDF Wilayah Sulsel, Mr. Kao Hsiang Tai mengatakan, proyek yang mereka jalankan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.

“Proyek kami ini sudah berjalan dua tahun, tujuan dari proyek ini bukan memperoleh benih dan pupuk, tetapi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita, para dosen Unhas bisa bekerjasama sebab membagi pengetahuan mereka miliki kepada petani,” katanya dalam sambutannya.

Selain itu, Wakil Dekan Bidang Akademik & Pengembangan Fakultas Pertanian Unhas, Muh Hatta Jamil berharap dengan kerjasamanya dari luar negeri diharapkan proyek tersebut tetap berjalan sesuai dengan target dan harapan.

“Atas nama fakultas Pertanian Unhas mudah-mudahan proyek ini bisa terus berlangsung, Mr Kao Hsiang Tai representatif dari Taiwan,” harapnya.

Lanjut Profesor Hatta, dirinya juga akan mengkomunikasikan pihak fakultas pertanian untuk terus mensupport proyek tersebut.

“Kami juga akan komunikasi dengan pihak fakultas untuk terus mendukung proyek ini,”tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Infrastruktur, Profesor Sumbangan Baja dirinya menceritakan awal mula gagasan proyek penangkaran benih tanaman padi tersebut dengan proses yang sangat panjang.

“Rencana proyeknya itu lama, lama baru bisa jalan dalam sejarahnya, saat itu kita mengagas ini proyek dan alhamdulillah mendapat dukungan dari berbagai kalangan,” ucap, dalam sambutannya.

“Gubernur saat itu dan beberapa Bupati bahkan di pusat juga kami menyampaikan gagasan itu, waktu itu disambut oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla,” ceritanya, dalam sambutannya.

Diketahui, proyek tersebut digagas atau dimulai oleh Profesor Sumbangan Baja yang waktu itu dirinya menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin.

Direktur Center of Excellence Fakultas Pertanian Unhas, Profesor Yunus Musa mengungkapkan, jumlah peserta dari daerah disesuaikan dengan luasnya lokasi penangkaran benih padi di masing-masing daerah.

“Jumlah peserta di sisikan dari luas areanya, misalnya di Wajo 60 Ton kita undang 9 orang, Pinrang 40 Ton, 5 orang, proporsional dari luas lokasi dengan jumlah peserta jadi jumlah keseluruhan peserta kurang lebihnya 70 termasuk asisten pendamping, balai sertifikasi mutu benih, koordinator dosen Unhas,” ujarnya. (*)

Komentar