oleh

2020, Jemaah Umrah Berangkat Lewat Asrama Haji

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Yadi-Headline, Metro, Pemerintahan-

MAKASSAR,BACAPESAN.COM – Untuk mencegah hal yang tak diinginkan terkait pemberangkatam jemaah umrah. Pihak Kantor Kementrian Agama wilayah Sulsel menerapkan aturan baru.

Kepala Bidang Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Dr. H. Kaswad Sartono, mengatakan, pihaknya menerapkan aturan mulai 2020 agar jemaah umrah yang berangkat ke tanah suci wajib masuk asrama haji sebelum diberangkatkan.

“Aturan ini akan diberlakukan mulai tahun 2020. Sesungguhnya dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, bimbingan dan perlindungan jemaah umrah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Seni (18/11/2019).

Menurutnya, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulsel akan bekerjasama dengan Pemprov Sulsel dan UPT Asrama Haji mendorong seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji (PPIU) di Sulsel untuk memanfaatkan dan pemberdayaan Asrama Haji Sudiang sebagai terminal pemberangkatan jemaah umrah sebelum terbang ke tanah suci.

“Upaya ini sesungguhnya sudah dipikirkan sekitar dua tahun terakhir. Namun, baru akan diberlakukan tahun depan 2020,” katanya.

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor yang dijadikan pertimbangan. Pertama, sarana dan prasarana asrama haji sangat mendukung terhadap proses bimbingan manasik ibadah umrah.

Kedua, jika seluruh jemaah umrah dapat dipusatkan di asrama haji, maka proses pengawasan dapat dilakukan secara efektif baik terkait dokumen, paket maupun kepastian pemberangkatannya.

Dan ketiga, kondisi wisma asrama haji sudah setara dengan hotel berbintang tiga yg dilengkapi berbagai keperluan ibadah umrah.

Keempat, jika kebijakan ini bisa diwujudkan, maka sesungguhnya dapat mewujudkan ketertiban pengantaran dan penjemputan jemaah umrah.

“Saya terkadang kasihan kondisi keluarga jemaah umrah ketika menjemput atau mengantar di ruang tunggu bandaraSultan Hasanuddin yang terbatas,” jelasnya.

Hal ini juga telah mendapat persetujuan dari Komisi VIII DPR RI yang mendukung rencana Kanwil Kemenag Sulsel agar jemaah umrah masuk asrama haji sebelum diberangkatkan. Aturan ini akan diberlakukan mulai tahun 2020.

Dukungan tersebut diungkapkan Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR, Ihsan Yunus, usai meninjau Sarana Prasarana Asrama Haji Sudiang, di Makassar, Jumat (15/11/2019) lalu.

“Rencana ini cukup baik. Tujuannya untuk melindungi jamaah dari PPIU nakal. Karena sebelum diberangkatkan semua administrasi jamaah harus sudah selesai untuk menghindari berbagai persoalan di kemudiannya,” jelas Ihsan.

Dia menyebutkan, maraknya penipuan jamaah umrah, menimbulkan keprihatinan. Hal ini, tentu memprihatinkan sehingga Kanwil Kemenag dan DPR mencarikan solusi terbaik.

“Mereka berangkat umrah untuk mengurangi kekecewaan karena harus menunggu lama untuk berhaji. Karenanya pelayanannya pun harus baik,” tuturnya.

Kunjungan Spesifik ini merupakan kunjungan kerja pertama anggota Komisi VIII DPR RI masa tugas 2019 – 2024. Tim yang berjumlah 18 orang ini mengikuti rapat kerja dengan Kanwil Kemenag Sulsel, Anwar Abubakar, Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar, Iqbal Ismail, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, serta Perwakilan Kantor Kenterian Agama Kabupaten/Kota se- Sulsel. (*)

Komentar