oleh

Bupati Pinrang Bakal Tanggung Biaya Rumah Sakit Anak yang Jadi korban Penusukan di Dalam Masjid

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Amran-Daerah, Pinrang-

PINRANG, BACAPESAN.COM – Kasus penusukan di dalam Masjid Muhajirin yang dilakukan oleh Wahyuddin Warga Desa Babana, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat terhadap pelajar inisial SA kelas 6 SD dengan pelaku terjadi beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari Bupati Pinrang, Irwan Hamid.

Orang tua korban saat ditemui dikediamannya, Senin (18/11/2019) sangat bersyukur karena saat ini anaknya sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan kesehatannya sudah membaik.

“Alhamdulillah anak saya sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan kesehatannya sudah agak membaik,” jelasnya.

Namun, hal yang membuat hati orang tua korban merasa khawatir, sampai saat ini biaya rumah sakit yang harus dibayar sebesar Rp8 juta rupiah belum dibayar.

Ada beberapa pihak yang telah memberi sumbangan termasuk dari siswa dan siswi SMK 2 Pinrang. “Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya uluran tangan para sukarelawan yang telah memberikaan bantuannya,” katanya.

Sementara itu, Irwan Hamid saat dihubungi via selulernya menyampaikan bahwa pembayaran rumah sakit korban penusukan akan dibiayai olehnya. “Kalau ada yang menagih biaya perawatan rumah sakit anak itu sampaikan suruh menagih ke pak Bupati,” singkatnya. (*)

Komentar