oleh

1.702 Mahasiswa UIN ikuti Pembekalan KKN Angkatan 61

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Hikmah-Edukasi, Kampus-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar memberikan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 61. Kegiatan ini digelar pada 18 hingga 20 November di Auditorium Kampus II, Samata-Gowa dan diikuti sebanyak 1.702 mahasiswa.

Kepala Pusat Pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar, Muhammad Gazali Suyuti mengatakan pembekalan tersebut diikuti oleh delapan fakultas dan akan ditempatkan di 10 Kabupaten dan 27 Kecamatan.

Lebih jauh menurut Gazali menjelaskan KKN Angkatan 61 itu programnya sama. Namum, setiap posko memakai tema tema khusus. Menurutnya, temanya itu ditentukan oleh dosen pembimbing karena hasil KKN nya berupa penelitian.

“Jadi nanti ada laporan dari dosen pembimbing disamping juga ada laporan mahasiswa. Jadi dosen pembimbingnya itu bikin laporan dalam bentuk penelitian mahasiswanya bikin laporan. Laporannya itu program kerja. Karena nanti model temanya itu pada saat pertemuan dengan dosen pembimbing karena dosen pembimbing ini kan sudah survei ketemu pak desa pak camat tokoh masyarakat. Jadi nanti dosen pembimbing rumuskan apa yang bagus dilakukan,” ungkapnya, Selasa (19/11/2019).

Ia juga menghimbau agar mahasiswa lebih fokus KKN, menurutnya urusan kampus harus di selesaikan baru kelokasi tujuannya Mahasiswa lebih fokus karena waktunya hanya 45 hari.

Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis membeberkan bahwa KKN merupakan pola untuk melakukan pengabdian dengan Ilmu yang didapatkan dalam kampus kemudian diiplementasikan di masyarakat.

“Momentum KKN yang sangat dibangun karena itulah momentum proklamator kita jadi pengunci semuanya kita bisa eksis sebagaimana kita bisa menyuarakan dan mewujudkan apa yang kita pelajari dari dunia kampus. Inilah saat proklamator kita bersentuhan langsung dengan masyarakat, kita sebagai mahasiswa, di dunia KKN mengaplikasikan ilmu disitulah kita kerja,” terangnya. (*)

Komentar