oleh

Wabup Syahban Minta PGRI Tidak Politisasi Guru

Editor : Ashar Abdullah, Penulis : Atho-Edukasi, Kampus-

PANGKEP, BACAPESAN.COM – Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana minta PGRI jaga nama baik profesi guru dan tidak terlibat dalam politik praktis. Hal tersebut ditekankan Syahban saat menerima pengurus dan anggota PGRI yang baru di ruang kerjanya, Senin (18/11).

“Tolong jaga nama baik profesi guru di tengah masyarakat, organisasi ini adalah organisasi yang mulia dan tidak berpolitik, jangan sisipkan kepentingan pribadi di dalamnya,” ujar Syahban Sammana.

Dia menambahkan, selain bertugas menjalin hubungan baik dengan kalangan guru, PGRI juga harus intens membuka ruang komunikasi khususnya Dinas Pendidikan.

“Jangan lupakan itu Diknas, kita harus menjalin kerjasama, karena kalangan guru berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan,” tandasnya di hadapan pengurus PGRI periode 2019-2024.

Dikesempatan itu pula, Syahban melayangkan kritik pedas terkait kedatangan pengurus PGRI Pangkep tersebut yang tidak didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Idris Sira.

Profesi guru sendiri rentan tercemar politik praktis, mengingat jumlahnya yang banyak, berpotensi untuk dimanfaatkan untuk kepentingan pilkada, terlebih Pangkep akan menghadapi pemilihan kepala daerah 2020 mendatang.

Saat ini PGRI Pangkep dipimpin Sekertaris Dinas Pendidikan Muslimin Yusuf, yang menggantikan Akbar Paralloi. Muslimin sendiri mengaku dalam waktu dekat akan melakukan koordinasi dengan OPD terkait dalam berbagai kegiatan PGRI. (*)

Komentar