oleh

Warga Pallangga Kabupaten Gowa Terima Sertifikat Tanah Gratis

Editor : Admin-Daerah, Gowa-

GOWA, BACAPESAN.COM – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dicanangkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Bidang Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapatkan nilai manfaat yang luar biasa dari masyarakat. Salah satunya masyarakat Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Salah satu warga Desa Julu Pamai, Kecamatan Palangga, Murniati (49) menyampaikan, terima kasihnya atas sertifikat tanah yang telah diterima secara gratis itu. Sebelum sertifikat diserahkan secara resmi, telah dilakukan pengukuran batas tanah.

“Sekitar tiga bulan setelah diukur baru sertifikat ini kami terima, terima kasih banyak untuk pemerintah,” katanya di sela-sela Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat yang dirangkaikan dengan Pencanangan Zona Integritas, di Lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulawesi Selatan, di Gelanggang Tennis Indoor, Telkomsel, Jalan AP. Pettarani, Makassar, Senin (2/12).

Kementerian ATR/BPN memberikan sebanyak 755 sertifikat di Kab. Gowa, dari 3000 sertifikat yang diberikan di wilayah Sulsel. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang disaksikan Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto dan Kepala Kantor Wilayah BPN Sulsel, Dadang Suhendi. Serta dihadiri langsung Wakil Bupati Gowa, H. Abd. Rauf Malaganni bersama seluruh pimpinan Forkopimda Gowa.

Murniati menambahkan, ia mengaku, sertifikat tanah tersebut ia terima setelah 15 tahun menempati bidang tanah berupa rumah tersebut, dan hal itu telah dinantikan sejak lama.

“Setelah 15 tahun baru memiliki sertifikat, sebelumnya saya hanya punya hak jual beli,” ujarnya.

Selain itu, Sangkala Rala, warga Pallangga sebagai perwakilan penerima di Kab. Gowa mengatakan, sertifikat tanah itu sangat bermanfaat bagi dirinya. Selain karena bidang tanah yang dimilikinya telah memiliki legalitas hukum, juga dapat digunakan sebagai jaminan modal usaha.

“Beberapa penerima menggunakan sertifikat tanahnya untuk mengambil pinjaman di bank untuk modal usaha.Ini kan memberikan manfaat bagi kita, apalagi masyarakat yang ekonominya kecil,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, H. Abd. Rauf mengaku, berdasarkan laporan BPN Kabupaten Gowa sepanjang 2019, pihaknya telah membagikan sertifikat tanah didelapan desa, dua Kecamatan yakni, Pallangga dan Bontonompo.

“Dengan pemberian sertifikat tanah ini maka masyarakat telah memperoleh hak legalitas dari kepemilikan tanahnya yang kemudian bisa mereka gunakan sebagai mestinya. Seperti jika ingin digunakan untuk pengajuan bantuan modal, termasuk pula menghindari konflik tanah yang biasa terjadi,” tuturnya.

Ketua PTSL BPN Gowa, Abu Bakar menuturkan, pada 2019 pihaknya melakukan pengukuran sekitar 13.000 bidang tanah, hanya saja yang memenuhi syarat untuk diterbitkan sertifikat tanahnya sebanyak 8.000 sertifikat. Sementara pada 2020 ditargetkan sekitar 25.000 sertifikat yang akan diberikan kepada masyarakat diempat Kecamatan masing-masing Pallangga, Bontonompo Selatan, Bajeng, dan Bontonompo.

“Khusus untuk 755 sertifikat yang dibagikan hari ini adalah penerima dari Desa Julu Pamai, Kecamatan Pallangga,” ucapnya.

Selain itu, Gubenur Sulsel, Nurdin Abdullah mengungkapkan, program Kementerian ATR/BPN sangat memberikan manfaat luar biasa bagi masyarakat, utamanya kepada masyarakat kecil.

“Kerja pihak BPN ini sangat luar biasa, hal ini harus kita apresiasi. Terimakasih atas program PTSL ini karena ini sangat dirasakan masyarakat kami di wilayah Sulsel,” imbuhnya.

Adapun beberapa Kabupaten/Kota yang menerima sertifikat tanah dalam program PTSL antara lain, Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros, Pangkep, Enrekang, Luwu Timur, Sidenreng Rappang, Wajo, Tanah Toraja, Pinrang, Luwu Utara, Jeneponto, Barru, Bantaeng, Luwu, Soppeng, Bone, Toraja Utara, Kepulauan Selayar, Sinjai, Kota Palopo, Bulukumba, dan Kota Parepare. (*)

Komentar