oleh

Warkop Mesum di Labuaja Maros Beroperasi Lagi

Editor : Ashar Abdullah-Headline, Maros-

MAROS, BACAPESAN.COM – Warung remang-remang berkedok Warung Kopi (Warkop) yang beroperasi di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, kebal hukum.

Sempat ditutup usai digerebek saat operasi yustisi gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri, karena terbukti Warkop Wanda melakukan praktik-praktik prostitusi terselubung.

Saat itu, Kamis (7/11/2019) lalu, aparat juga menyita 500 botol bir dan menemukan di lokasi ada lima kamar yang diduga dijadikan tempat prostitusi atau mesum.

Warung ini kembali buka dan beroperasi seperti sebelumnya.

Kesaksian warga di lapangan mengakui, warung ini dibuka lagi usai pemiliknya Ummu Habibah bertemu dengan Kepala Desa Labuaja Asdar, Rabu (27/11) lalu.

“Alasannya, dibuka karena pemilik warung sudah bongkar kamar-kamar yang ada di dalam warung. Katanya, mereka sudah bertemu dan dapat izin lagi dari Pak Desa,” beber salah seorang warga yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (3/12).

Meski demikian warga tetap resah dengan keberadaan warung ini. Pasalnya, warung itu sebelumnya dijadikan tempat prostutusi dan menjual minuman keras.

“Warga di sini gelisah melihat aktivitas di warung itu kembali beroperasi. Kita takutnya mereka hanya berkedok membongkar kamar-kamar yang ada, namun tetap beroperasi seperti sebelumnya,” terang warga ini.

“Kita sudah merasakan dampak negatif dari warung ini sebelumnya, yang menyediakan lima kamar yang tertutup dan menjual miras secara bebas. Sudah banyak juga warga mengadu rumah tangganya rusak gara-gara keberadaan warung ini,” tambahnya.

Sebelumnya, viral di media sosial warung itu menjadi lokasi prostitusi. Warga bernama Syamsul Basri, pemilik akun Rios di Facebook mengunggah tentang keberadaan sebuah warung remang-remang yang meresahkan warga. Sebab, ditengarai ada praktik prostitusi.

Komentar