oleh

Rombongan Jamaah Ananda Group Tiba di Masjid Hudaibiyah

Editor : Ashar Abdullah-Bisnis, Ekobis-

BACAPESAN.COM – Rombongan Jamaah Ananda Group masih bersemangat melakukan ibadah umrah, meski ketiga kalinya. Miqat untuk melaksanakan ibadah umrah yang ditujukan untuk kerabat atau keluarga yang telah meninggal dunia ini dilakukan di Masjid Hudaibiyah, Rabu, (04/12/2019).

Masjid Hudaibiyah adalah salah satu di antara beberapa lokasi tempat miqat atau niat umrah bagi jamaah di Makkah. Namun sebelum itu, para jemaah mampir ke Museum Arsitektur Dua Masjid Suci Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang dikenal dengan sebutan Museum Ka’bah.

Museum tersebut terletak tak jauh dari lokasi miqat. Di dalamnya terdapat semua catatan, peninggalan, replika sampai barang-barang asli yang pernah digunakan di kakbah, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Ada juga sejumlah catatan dan peninggalan sejarah mengenai air zam-zam di Masjidil Haram.

Salah seorang rombongan jamaah umrah Ananda Group mengaku takjub saat masuk ke museum ini.

“Museum ka’bah yang juga dikenal dengan sebutan museum Haramain sangat sarat informasi dan memiliki sejarah tinggi tentang peradaban Islam. Luar biasa, kami tidak hanya beribadah tapi juga berwisata sejarah tentang artefak penting yang ada di dalam museum,” ujar salah satu jamaah umrah.

Para jamaah Umrah berfoto di Museum Ka’bah
Didampingi Muthawif, Ustadz Solehuddin, rombongan jamaah Umrah ini mengamati sejumlah benda yang dipamerkan dalam museum, mulai dari tangga yang pernah digunakan untuk masuk ke dalam kakbah, kain kiswah, maqam Ibrahim, pembungkus hajar aswad, talang air, sampai pintu multazam yang dilapisi emas.

Setelah dari museum, para jamaah bergerak ke peternakan unta lalu menuju masjid Hudaibiyah mengambil miqat sebagai tempat terjadinya perjanjian Hudaibiyah pada zaman Nabi Muhammad SAW.

“Para jamaah mengambil miqat lalu kemudian kembali ke Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah ketiga untuk orangtua atau keluarganya yang sudah meninggal dunia,” tandas Ustadz Solehuddin. (*)

Komentar