oleh

Cegah Angka Kekerasan, Hasanuddin Leo Sosialisasi Perda Perlindungan Anak

Editor : Any Ramadhani-Politik-

MAKASSAR, BACAPESAN.COM – Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Hasanuudin Leo kembali mensosialisasikan produk-produk DPRD, dalam hal ini Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2018 tentang perlindungan anak, titik sosialisasi dilakukan di Jalan Cendrawasih 4 Kelurahan Lette.

Mengingat, anak harus diberikan perlindungan baik dalam keluarga, pendidikan, lingkungan maupun hukum, sosialisasi Perda tersebut penting dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada orangtua dan masyarakat luas tentang hak-hak anak tersebut.

Sebagai pendidikan pertama dalam keluarga, orangtua harus memberikan perlindungan dan perlakuan yang baik terhadap anaknya. Anak putus sekolah,  bekerja di usia dini, hingga perlakuan-perlakuan tidak senonoh (kekerasan) sepentasnya tidak terjadi.

“Orangtua memang perlu kita berikan informasi terkait adanya perda perlindungan anak ini. Anak itu tidak boleh dipaksa kerja kalau umurnya belum cukup, mereka harus sekolah di usianya yang segitu. Sehingga dengan adanya sosialisasi ini kita bisa meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap anak,” ucapnya, Kamis (5/12/2019).

Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan ini, menjelaskan pokok pembahasan sosialisasi tersebut ialah terkait perilaku guru terhadap siswa, siswa terhadap guru, orangtua dan anak, hingga anak dengan lingkungannya.

Masyarakat juga diberi ruang untuk berdiskusi, menyampaikan keluhan dan kritikan terhadap Perda yang telah dibuat DPRD. Setelah itu, Leo mengatakan akan menindaklanjuti dan menjadikan masukan tersebut sebagai pertimbangan dalam memberikan revisi-revisi agar Perda bisa disempurnakan.

“Jadi kita jemput aspirasi masyarakat melalui diskusi ini. Itu penting untuk menjadi bahan revisi perda kita,” ucapnya.

Diketahui, sosialisasi dilakuan bersama dengan Andi Yudha Asfandiyar, seorang pemerhati dan pecinta dunia anak sekaligus konsultan anak. (AMI). (*)

Komentar