oleh

Terhitung Februari, Petahana Tak Boleh Lagi Adakan Mutasi

Editor : Any Ramadhani, Penulis : Cherly-Tana Toraja-

 

TANA TORAJA, BACAPESAN.COM – Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Tana Toraja sudah semakin dekat dan tahapan mulai berjalan. Seperti diketahui, petahanan atau incumbent masih akan bertarung dalam Pilkada, olehnya itu ada beberapa aturan yang harus diperhatikan.

Ketua Bawaslu Tana Toraja, Serni Pindan saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini mengatakan, saat ini tahapan sudah berjalan seiring dengan itu Bawaslu Tana Toraja makin gencar menyampaikan imbauan kepada masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga netralitas dan bahkan kepada petahana yang akan kembali bertarung dalam pilkada nanti.

Lebih lanjut dijelaskan Serni, Bawaslu Tana Toraja saat ini telah bersurat kepada bupati Tana Toraja tentang beberapa hal termasuk mnegingatkan kepada petahana tentang beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dan bahkan Bawaslu Tana Toraja telah bersurat untuk mengingatkan kepada Aparatus Sipil Negara atau ASN agar terus menjaga netralitas.

Dikatakan Serni, sesuaiĀ Undang-undang nomor 10 tahun 2016 pada pasal 71 ayat 2 dan 3 yang melarang petahana melakukan mutasi enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali mendapat persetujuan tertulis dari Menteri menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu 6 bulan sebelum pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih.

Olehnya itu, terhitung Februari, Petahana tidak dibolehkan lagi untuk melakukan mutasi pejabat lingkup pemkab Tana Toraja kecuali telah mendapat persetujuan tertulis dari metriĀ  dan jika itu tidak dihiraukan maka patahan bisa didiskualifikasi dari pencalonan bupati dan wakil bupati. (*)

Komentar